Selasa, 13 November 2018 | 12:14:41 WIB

Hasil Pemeriksaan Kesehatan, Prabowo Diminta Turunkan Berat Badan 5 Kg

Senin, 13 Agustus 2018 | 23:05 WIB
Hasil Pemeriksaan Kesehatan, Prabowo Diminta Turunkan Berat Badan 5 Kg

(FOTO: ANT/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Setelah berlangsung selama tujuh jam, pemeriksaan kesehatan pasangan bakal calon Presiden dan bakal calon Wakil Presiden RI Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno akhirnya selesai.

Keduanya menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat, Senin (13/8). Pemeriksaan selesai hingga malam.

"Saya baru saja selesai tes kesehatan. Saya ingin ucapkan atas nama diri saya dan pasangan saya, penghargaan setinggi-tingginya kepada tim pemeriksa kesehatan antara lain IDI dan RSPAD," kata Prabowo.

Dokter yang memeriksa semua spesialis. Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada semua petugas perawat yang mendukung.

"Saya ucapkan terima kasih, saya merasa pelayanan sangat profesional dan ketat. Tanpa ampun, sangat berani. Tapi mereka melaksanakan tugas sebaik-baiknya nggak boleh pakai joki. Yah sekarang nasib saya dan pak Sandi terserah para dokter ini," katanya lagi.

Dia katakan kalau Sandiaga sudah pasti lolos pemeriksaan kesehatan. Para dokter menanyakan tinggi dan berat badannya. Disarankan harus diturunkan berat badan lima kilogram.

"Saya bangga, karena ini rumah sakit almamater saya, TNI. Kalau capek nggak boleh ngaku nanti dicoret," katanya.

Sandiaga juga mengucapkan terima kasih kepada dokter dan 50 profesor yang melakukan pemeriksaan kepada dirinya dan Prabowo.

"Mayjen Terawan ini pelayanannya sangat world class, saya ingin promosikan. Tujuh jam pemeriksaan kesehatan dan dua jam foto-fotonya," kata Sandiaga.

Kemudian keduanya diberi surat selesai melaksanakan pemeriksaan kesehatan baik jasmani maupun rohani. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ilham Oetama Marsis memberikan surat selesai melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada Prabowo.

Sedangkan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI dokter Terawan Agus Putranto memberikan surat kepada Sandiaga. (ANTARA)

 

Berita Terkait