Senin, 21 Mei 2018 | 17:48:21 WIB

Menang 2-1, Klub Mitra Kukar Juarai Piala Jenderal Sudirman

Senin, 25 Januari 2016 | 01:06 WIB
Menang 2-1, Klub Mitra Kukar Juarai Piala Jenderal Sudirman

Mitra Kukar Juara Piala Jenderal Sudirman (FOTO: ANT/LINDO)

JAKARTA, LINDO- Klub Mitra Kukar menjuarai turnamen Piala Jenderal Sudirman setelah di partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1), menang 2-1 atas Semen Padang dan berhak mendapatkan hadiah Rp2,5 miliar.

Kemenangan klub yang berjuluk Naga Mekes ini dipastikan lewat gol yang dipersembahkan Yogi Rahadian pada menit 90. Sebelumnya, anak asuh Jafri Sastra itu tertinggal lebih dahulu dari Semen Padang lewat gol Adi Nugroho dan akhirnya disamakan oleh Michael Orah.

Pertandingan antara Mitra Kukar melawan Semen Padang berlangsung ketat sejak awal babak pertama. Kedua tim sama-sama langsung mencetak gol. Dan Kabo Sirah (sebutan Semen Padang) lebih beruntung karena mampu menciptakan gol terlebih dahulu.

Gol perdana dari Adi membuat ribuan suporter Semen Padang yang memandati stadion terbesar di Indonesia itu bersorak. Apalagi, sebelumnya banyak peluang yang didapat oleh anak asuh Nil Maizar itu. Namun, situasi ini langsung ditangkap oleh Jafri Sastra.

Dalam kondisi tertinggal, pelatih Mitra Kukar langsung merombak pemainnya dengan memasukkan tenaga baru yaitu Rodrigo Dos Santos dan Michael Orah, sehingga serangannya semakin tajam meski kondisi lapangan licin akibat guyuran hujan.

Tekanan demi tekanan dilakukan klub yang berjuluk Naga Mekes ini dilakukan. Berbekal pemain yang cukup berpengalaman, tim asal Kalimantan itu tak kenal lelah menyerang. Hanya saja hasilnya masih nihil.

Begitu juga dengan Kabo Sirah. Semen Padang yang sudah haus dengan kemenangan tetap bermain konsisten meski sudah unggul. Serangan terutama dari sektor sayap terus dilakukan. Hanya saja, serangan itu selalu tertahan barisan pertahankan Mitra Kukar yang dimotori Rudolof Yanto Basna.

Dukungan suporter yang menguasai stadion membuat Vendry Mofu dan kawan-kawan lebih trengginas. Terbukti mereka terus menekan meski pertahankan lawan solid. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Semen Padang.

Memasuki babak kedua Mitra Kukar langsung mendobrak. Bahkan tekanan yang dilakukan Yanto Basna dan kawan-kawan langsung menusuk kepertahanan Semen Padang. Hanya saja sang penjaga gawang Jandia Eka Putra tampil sigap dalam mengamankan gawangnya.

Jual beli serangan terus terjadi diawal babak kedua. Bahkan pertandingan sedikit keras. Terbukti pada menit 54 salah satu pemain Semen Padang yaitu Koo Yu Hyun harus diusir keluar lapangan oleh wasit setelah mendapatkan dua kartu kuning. Dengan demikian Kabau Sirah harus bermain 10 orang disisa waktu.

Unggul jumlah pemain membuat Mitra Kukar kembali mendobrak. Tekanan demi tekanan terus dilakukan oleh Rizky Pellu dan kawan-kawan. Kondisi lapangan yang licin tidak membuat anak buah Jafri Sastra ini canggung. Meski demikian lawan juga tidak tinggal diam.

Namun, pelan tapi pasti anak asuh Jafri Sastra ini mampu menguasai pertandingan. Dan akhirnya Michael Orah mampu membawa timnya menyamakan kedudukan pada menit 81. Kondisi ini disambut dengan gembira oleh pemain dan pendukung setianya yang duduk di tribun stadion.

Mampu menyamakan kedudukan Mitra Kukar lebih percaya diri. Hampir semua pemain terus berusaha membangun serangan dengan baik. Akhirnya pada menit 90, pemain pengganti yaitu Yogi Rahadian mampu membawa timnya berbalik unggul dari Semen Padang.

Disisa waktu yang ada, Semen Padang berusaha menyamakan kedudukan. Hanya saja pemain Mitra Kukar bermain dengan rapi dan sulit ditembus. Akhirnya hingga peluit tanda pertandingan ditiup wasit Thoriq Al Khatiri kedudukan tetap 2-1 untuk kemenangan Mitra Kukar.

Penghargaan tim paling Fair Play diraih oleh PS TNI. Tim "dadakan" untuk ajang Piala Jenderal Sudirman dianggap cukup bersih selama gelaran PJS 2015.

Sementara itu, ajang Piala Jenderal Sudirman (PJS) juga ada beberapa individu yang mendapat penghargaan pada turnamen ini.

Mitra Kukar menjadi juara setelah di final mengandaskan Semen Padang dengan skor tipis 2-1. Gelar juara makin sempurna setelah bek Rudolf Yanto Basna didapuk sebagai pemain terbaik dan striker Patrick Dos Santos raih gelar top skor dengan gelontoran tujuh gol. Sementara gelar wasit terbaik diberikan kepada Thoriq Alkatiri dan koleganya.

Selain itu, penghargaan suporter terbaik diberikan kepada Aremania, suporter Arema Cronus. Aremania memang pantas karena selalu mendukung dengan setia tim mereka sejak babak penyisihan. Mereka berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp100 juta. (ANT)

Berikut daftar lengkap peraih penghargaan di PJS 2015:

Wasit Terbaik: Thoriq Alkatiri (Rp100 juta)
Suporter Terbaik: aremania (Rp100 juta)
Top Skor: Patrick (Rp100 juta)
Pemain Terbaik: Rudolf Yanto Basna (Rp100 juta)
Tim Fair Play: PS TNI (Rp100 juta)
Runner Up: Semen Padang (Rp1,5 miliar)
Juara: Mitra Kukar (Rp2,5 miliar)

Berita Terkait