Senin, 11 Desember 2017 | 18:17:45 WIB

Kedatangan eks Gafatar Disambut Wagub Jawa Tengah

Senin, 25 Januari 2016 | 11:41 WIB
Kedatangan eks Gafatar Disambut Wagub Jawa Tengah

Bekas anggota Gafatar yang dipulangkan dari Kalimantan Barat. (FOTO: ANTARA/LINDO)

SEMARANG, LINDO - Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko menyambut kedatangan sekitar 350 eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin.

Para eks Gafatar yang diangkut KRI Teluk Gilimanuk tersebut ditampung di ruang VIP Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Heru meminta jika ada anggota rombongan yang sakit agar segera meminta bantuan ke petugas kesehatan.

"Hubungi petugas supaya bisa segera dapat pengobatan," katanya.

Menurut dia, terdapat pula psikolog untuk membantu kalu masih merasa bingung.

Setelah di cek kesehatan, kata dia, selanjutnya akan diantar ke Asrama Haji Donohudan Boyolali.

"Di sana ada tempat istirahat, lebih nyaman karena di sana kan asrama," katanya.

Rombongan eks Gafatar ini akan menunggu jemputan dari masing-masing pemerintah daerah.

"Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Ia menegaskan pemerintah akan melayani dengan sebaik-baiknya.

Sekitar sepuluh bus disiapkan untuk mengangkut para mantan Gafatar tersebut dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Asrama Haji Donohudan.

Sementara itu, mayoritas eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang hari ini tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dari Kalimantan Barat berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut data penumpang, 300 dari 359 bekas anggota Gafatar yang menumpang KRI Teluk Gilimanuk dari Kalimantan Barat berasal dari Yogyakarta.

Sementara 57 orang lainnya berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan dua berasal dari Jawa Barat.

"Sebagian besar berasal dari Yogyakarta," kata Komandan KRI Teluk Gilimanuk Mayor Antonius usai penurunan penumpang.

Ia menjelaskan pula bahwa tidak ada kendala berarti dalam perjalanan selama sekitar dua hari dari Kalimantan Barat menuju Semarang.

"Kami bertugas mengantar dari Kalimantan ke Jawa. Selanjutnya kami serahkan ke pemda setempat," katanya.

Dari Semarang, mantan anggota Gafatar akan dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali menggunakan 10 bus.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, yang menyambut kedatangan mereka di pelabuhan, mengatakan pemulangan bekas anggota Gafatar dari Boyolali ke daerah asal masing-masing sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah tempat mereka berasal.

Ia mengatakan mereka baru bisa pulang setelah pemerintah daerah menjemput mereka.

Menurut dia itu dilakukan untuk mempermudah pemantauan bekas anggota Gafatar, yang diusir dari permukiman mereka di Kalimantan Barat karena dianggap meresahkan setelah ada laporan bahwa beberapa orang yang bergabung dengan organisasi itu hilang. (ANT)

EDITOR : EDITOR: AHMAD DAILANGI

Berita Terkait

Baca Juga