Sabtu, 22 September 2018 | 14:43:29 WIB

Kasau : Miliki Ruang Udara Luas, Indonesia Punya Sejumlah Peluang

Kamis, 13 September 2018 | 16:10 WIB
Kasau : Miliki Ruang Udara Luas, Indonesia Punya Sejumlah Peluang

(FOTO : DISPENAU/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM menilai, luasnya wilayah udara nasional yang dimiliki Indonesia, telah memberikan banyak peluang untuk kepentingan nasional.

 

Menurut Kasau, ruang udara yang luas, dapat memberikan  keuntungan,  terutama bidang penerbangan. Sayangnya, hukum yang ada belum secara tegas menyatakan wilayah udara merupakan kekayaan alam yang dapat digunakan oleh bangsa Indonesia.

 

"Dengan pengelolaan ruang udara nasional yang baik, sejatinya bangsa ini dapat menjawab tuntutan akan kebutuhan perlindungan terhadap kepentingan nasionalnya," ujar Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat membuka seminar nasional Pengelolaan Ruang Udara Nasional, di Klub Eksekutif Persada Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/9).

 

Untuk sanksi bagi pelanggar wilayah kedaulatan nasional saat ini lanjutnya, masih bersifat administratif berupa denda, dan bukan ancaman pidana, yang menurutnya, hal ini menjadi celah dimanfaatkan oleh pihak lain, berupa pelanggaran penerbangan di wilayah hukum udara yuridiksi nasional.

 

"Kedaulatan negara di udara menjadi hal penting yang harus dikelola dengan baik bersama aspek-aspek kehidupan lainnya," tegas Kasau.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Hukum Angkatan Udara (Kadiskumau) Marsma TNI Syahrudin Damanik selaku penyelenggara mengatakan, seminar ini diharapkan dapat memberikan masukan dan wawasan bagi upaya-upaya penyusunan rancangan Undang-Undang (UU) pengelolaan ruang udara nasional dan pengaturan tentang tindak pidana terhadap pelanggaran yang terjadi di ruang udara nasional.

 

Seminar yang mengusung tema "Pengelolaan Wilayah Udara Nasional dalam rangka mewujudkan Kedaulatan Wilayah Udara yang Complete and Exclusive", menghadirkan empat  narasumber, masing-masing Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim, Prof. Makarim Wibisono, M.A., Ph.D., Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LLM, Ph.D. dan Kaskohanudnas Marsma TNI Arif Mustofa.

 

Seminar tersebut diikuti 150 orang, terdiri dari perwira TNI, Polri, Kemenkopolhukam, Kemhan, Kemhub, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, BNPP, BAPPENAS, Airnav, Akademisi dan Mahasiswa. (ARMAN R)

Berita Terkait