Sabtu, 22 September 2018 | 14:51:23 WIB

Anggota DPR RI Sampaikan Empat Pilar Sambil Tinjau Program RKB dan PISEW

Jum'at, 14 September 2018 | 00:05 WIB
Anggota DPR RI Sampaikan Empat Pilar Sambil Tinjau Program RKB dan PISEW

Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas ini ke kaki gunung Lawu, Magetan Jawa Timur, Kamis (13/9). (FOTO: MUH NURCHOLIS/LINDO)

MAGETAN, LINDO - Bukan dengan tangan hampa, Wakil rakyat dari Dapil VII Jawa Timur yang juga anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas ini ke kaki gunung Lawu, Magetan Jawa Timur, Kamis (13/9).

Beberapa program yang dikawalnya dipastikan tepat sasaran, kinerja Ibas menang tak diragukan lagi sebagai wakil rakyat, program tersebut antara lain program Ruang Kelas Baru (RKB) dan program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), disela kesempatan reses tersebut Ibas juga sekaligus menggaungkan semangat gotong royong melalui penyampaian empat pilar.

Ibas tak menampik dirinya selalu fokus untuk membawa aspirasi rakyat ke gedung DPR RI, ini terbukti dari program yang sukses membantu warga yang diwakilinya.

"Sampai hari ini saya bersyukur masih bisa terus menyapa warga, sebagai wujud syukur saya, saya berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan serius mengawal program kepada masyarakat agar tepat sasaran," kata Ibas disela-sela rangkaian acara reses itu.

Ibas menuturkan perlunya fokus dalam pengembangan program pro-rakyat, menurutnya PISEW akan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Dengan mulusnya jalan penghubung antar desa ini, akan mempercepat laju ekonomi wilayah, rakyat akan sangat terbantu,” tuturnya.

Ibas menyebutkan Tiga desa itu adalah Desa Tapen-Desa Ngiliran-Desa Rejomulyo-Desa Jabung di Kecamatan Penekan di Magetan Jawa Timur.

"Jalur ini sangat strategis untuk juga menghubungkan ke desa lainnya, jika jalan penghubung ini mulus, ini akan membantu rakyat untuk meningkatkan pendapatannya," papar dia.

Disela tilik program PISEW, Ibas juga mengajak warga penerima manfaat untuk menjaga kesatuan bangsa dengan membudayakan gotong royong untuk kemajuan bangsa.

"Kita harus budayakan gotong royong, bukan gotong-gotong atau royong-royong, kita tidak boleh apatis dan tidak peduli dengan sesama kita, sesama bangsa Indonesia, karena kita satu, kita bersaudara,” ujarnya dalam sosialisasi empat pilar di lokasi tilik PISEW.

Tak sampai disitu, tilik program RKB juga membuat Ibas menyoroti kemajuan pendidikan berbasis agama Islam seperti Madrasah. "Lembaga pendidikan madrasah atau pesantren harus makin maju, inovatif kekinian dan kreatif agar mencetak generasi penerus bangsa yang bermartabat dan mampu bersaing secara global,” tandasnya di di Madrasah Ibtidaiyah Al Ikhlas Desa Mategal Kecamatan Parang Magetan Jawa Timur.

Dikatakan Ibas, sangatlah penting memajukan madrasah sebab sejauh ini, masih banyak madrasah yang sarana dan prasarananya belum lengkap terutama di Magetan.

“Bantuan pembangunan ruang belajar untuk pendidikan di madrasah masih sangat dibutuhkan dan belum meluas, mengingat masih banyak siswa yang belum menikmati ruang belajar yang nyaman,” ungkap Ketua Fraksi Partai Demokrat ini. (MUH NURCHOLIS)

 

Berita Terkait