Selasa, 13 November 2018 | 23:44:32 WIB

Relawan Jokowi Luncurkan #2019TetapPancasila

Jum'at, 14 September 2018 | 03:15 WIB
Relawan Jokowi Luncurkan #2019TetapPancasila

Ketua Nasional Relawan Tim Alpha Jokowi-Maruf Amin, Rieke Diah Pitaloka bersama Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas meluncur #2019TetapPancasila, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/9). (Syaiful Hakim) Pada hari ini (Kamis), kami meluncurkan secara resmi Bersama Jokowi-Amin #2019TetapPancasila. (FOTO: LIPUTAN6/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Relawan pemenangan pasangan bakal calon presiden dan wapres Jokowi-Ma'ruf Amin yang mengatasnamakan Tim Alpha meluncurkan #2019TetapPancasila.

"Pada hari ini (Kamis), kami meluncurkan secara resmi Bersama Jokowi-Amin #2019TetapPancasila," kata Ketua Nasional Relawan Tim Alpha Jokowi-Ma'ruf Amin, Rieke Diah Pitaloka saat peluncuran, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).

Menurut dia, peluncuran #2019TetapPancasila dilakukan untuk menegaskan kembali bahwa ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah Pancasila.

"Memang masih ada hal-hal yang belum terselesaikan, tapi kami meyakini dengan Jokowi-Ma'ruf, Pancasila dapat kita jaga. Karena kebhinekaan Indonesia adalah anugerah," kata politikus PDI Perjuangan ini.

Rieke juga memberikan dukungan penuh kepada MPR RI untuk segera melakukan amandemen terbatas pada UUD 1945 dengan menegaskan pada batang tubuh bahwa ideologi NKRI adalah Pancasila dan mengembalikan MPR sebagai Lembaga Tertinggi Negara yang kembali memiliki kewenangan menetapkan GBHN berlandaskan pada haluan ideologi Pancasila.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mendukung peluncuran #2019TetapPancasila.

"Ini menarik, di situasi kebangsaan kita yang semakin tidak terkontrol, klaim-klaim sepihak dan klaim keagamaan membuat persoalan bangsa semakin memanas. Ini harus  dihilangkan, munculkan kembali kesadaran tetap berpancasila," kata Yaqut.

Ia menambahkan, di Indonesia perbedaan lebih banyak ditonjolkan dibandingkan kesamaan sesama warga Indonesia.

"Dengan tagar ini dapat memunculkan kesadaran baru untuk sama-sama mencari kesamaan bahwa kita Indonesia, kita ini Pancasila. Kalau kita konsisten melakukan, maka akan melahirkan harapan," katanya.

(ANT)

Berita Terkait