Sabtu, 20 Oktober 2018 | 09:40:47 WIB

Lantamal IX Peringati Tahun Baru Islam di Masjid Nurul Iman Ambon

Rabu, 19 September 2018 | 11:17 WIB
Lantamal IX Peringati Tahun Baru Islam  di Masjid Nurul Iman Ambon

LANTAMAL IX PERINGATI TAHUN BARU ISLAM 1440 H/2018 M DI MASJID NURUL IMAN. (FOTO: DISPEN LANTAMAL IX/LINDO)

AMBON, LINDO - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon menggelar acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah / 2018 Masehi di Masjid Nurul Iman Kompleks Lantamal IX Halong Ambon. Acara diikuti seluruh personel militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lantamal IX dan Yonmarhanlan IX serta Pengurus dan Anggota Korcab IX Daerah Jalasenastri Armada III yang beragama Islam. Rabu (19/9).

Pada acara yang menghadirkan penceramah Ustadz Arsal Risal Tuasikan dan Ustadz Supardi selaku pembaca Saritilawah itu mengangkat tema "Dengan hikmah Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah/ 2018 Masehi kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada allah swt guna membentuk prajurit tni yang militan, loyal dan profesional".

Dalam sambutan Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Antongan Simatupang yang di bacakan oleh Wakil Komandan Lantamal IX Kolonel Marinir Supriyono menyampaikan bahwa tema yang diangkat pada peringatan tahun baru Islam yang di peringati sekarang ini dapat menginpirasi kita untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu disampaikan dengan memasuki tahun baru 1440 Hijriyah ini senantiasa di jadikan teladan, segala apa yang yang dilakukan oleh Rosulullah dalam menghadapi segala tantangan yang dihadapi dalam berdakwah dan senantiasa berfikir serta bertindak positif dalam menghadapi tantangan hidup.

“Kita juga diperintahkan berhijrah sebagaimana Rasulallah Salallhu Alaihi Wassalam diperintahkan hijrah. Hanya saja hijrah yang harus kita lakukan sekarang ini adalah disebut Hijrah Qalbiyah, yaitu berusaha memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri”, ungkapnya.

Beliau menambahkan dalam tahun baru ini hendaknya kita berusaha supaya masa depan kita lebih baik dari masa yang lalu, hendaklah hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Lebih lanjut dikatakan dari peristiwa hijrah Rasul tersebut kita jadikan sebagai promoter atau pendorong untuk melakukan hijrah dari kemaksiatan menuju ketaatan, dari kemusyrikan menuju ketauhidan, dari kebodohan menuju kemajuan dan dari kemiskinan menuju kecukupan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan ceramah sekaligus doa yang yang disampaikan oleh Ustadz Arsal Risal Tuasikal yang menyampaikan kisah nabi Muhammad SAW dalam berjuang dengan gigih mendakwahkan dan mensiarkan Agama Islam.

Selain itu disampaikan peringatan tahun baru Islam dan peringatan-peringatan keagamaan lainnya adalah merupakan sejarah yang tidak boleh dilupakan.

“Jangan pernah kita melupakan sejarah, karena sejarah akan terus berulang hanya aktornya yang berbeda dan kita juga adalah bagian dari sejarah”, sambungnya. (DISPEN LANTAMAL IX)

 

Berita Terkait