Minggu, 16 Desember 2018 | 10:47:46 WIB

PKPI Himbau Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Bersaing Secara Sehat

Rabu, 19 September 2018 | 13:24 WIB
PKPI Himbau Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Bersaing Secara Sehat

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (tengah), menyampaikan keterangan pers didampingi (dari kiri) Sekjen NasDem, Johnny G Plate, Sekjen DPP Perindo, Ahmad Rofiq, Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding, Sekjen DPP PKPI, Verry Hendrawan, Sekjen DPP Hanura, Herry Siregar, Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni, Sekjen DPP Golkar, Lodewijk F Paulus, dan Sekjen DPP PPP, Arsul Sani, usai pertemuan tertutup di Posko Pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta, Minggu (12/8/2018). Pertemuan tersebut membahas struktur organisasi Koalisi Indonesia Kerja untuk pemenangan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pilpres 2019. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengimbau Tim Pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga untuk berkompetisi yang sehat, berkeadaban, serta mengedepankan nilai-nilai luhur kebangsaan pada pemilu presiden 2019.

Sekretaris Jenderal DPP PKPI, Verry Hendrawan, mengatakan hal itu di Jakarta, Rabu (19/9), menyikapi kompetisi dua pasangan calon presiden-wakil presiden dalam menghadapi Pemilu 2019.

Menurut dia, PKPI sebagai bagian dari Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yakni koalisi partai-partai politik pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf, mengajak dengan tulus Koalisi Indonesia Adil dan Makmur (KIAM) yakni koalisi partai-partai politik pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, untuk berkompetisi secara sehat, berkeadaban, serta mengedepankan nilai-nilai luhur kebangsaan

Hendrawan menjelaskan, PKPI sebagai bagian aktif dari KIK, memahami sepenuhnya bahwa KIK hanya fokus bagaimana pasangan Jokowi-Ma'ruf dapat menang secara terhormat. "Karena hal ini akan menjadi catatan sejarah membanggakan dalam perjalanan bangsa Indonesia," katanya.

Ia juga menyatakan menyambut positif partai-partai pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada akhirnya dapat menyelesaikan format koalisinya, dengan menamakan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

"Selesainya format koalisi ini, setidaknya dapat menepis isu-isu negatif yang berkembang tentang rumors alot, ulet, sulit dan panjangnya proses untuk sampai pada titik ini," katanya. (ANT)

 

Berita Terkait