Minggu, 16 Desember 2018 | 01:39:22 WIB

Ini Syaratnya Jika Pesantren Ingin Dapat Dana 1 Miliar Untuk Bangun BLK Komunitas

Senin, 24 September 2018 | 15:26 WIB
Ini Syaratnya Jika Pesantren Ingin Dapat Dana 1 Miliar Untuk Bangun BLK Komunitas

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri. (FOTO: HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri memastikan pada 2019 Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mengucurkan dana Rp1 triliun untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di 1000 (seribu) pesantren.

Menaker Hanif menjamin setiap pesantren akan diberikan Rp 1 miliar untuk membangun dan mengembangkan BLK komunitas. Hal itu dilakukan untuk mempercepat peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

"Bapak Presiden Joko Widodo sudah setuju untuk membangun BLK komunitas di 1000 pesantren. Pembangunan BLK komunitas ini merupakan bagian dari program pengembangan SDM yang akan mulai digenjot pada 2019," kata Menaker Hanif saat memberikan sambutan pada acara Reuni Akbar ke-11 Pesantren Miftahul Huda Al Musri di Desa Ciendog, Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (22/9).

Nantinya lanjut Menaker, setiap pesantren bisa mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan dana pembangunan BLK komunitas. Syaratnya, ada lahan kosong yang cukup luas untuk membangun gedung BLK.

“Nantinya akan kita survey terutama lokasinya. Karena BLK ini membutuhkan lahan yang cukup besar sehingga memang perlu kita lakukan survey terlebih dulu,” ungkap Hanif.

Ia berharap, BLK komunitas mampu membantu pemerintah untuk mempercepat melakukan masifikasi peningkatan kompetensi masyarakat.

"Kita ingin keberadaan BLK komunitas di pesantren mengatasi kesenjangan antara kebutuhan di pasar kerja dan kompetensi alumni pesantren, sehingga di masa depan semakin kuat dan berperan mengatasi kemiskinan," ujar menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. (ARMAN R)

Berita Terkait