Minggu, 16 Desember 2018 | 11:04:01 WIB

Pemangku Kepentingan di Daerah Diberi Arahan Soal Pengamanan Pemilu

Senin, 24 September 2018 | 17:18 WIB
Pemangku Kepentingan di Daerah Diberi Arahan Soal Pengamanan Pemilu

Ketua KPU Arief Budiman, Mendagri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua Bawaslu Abhan dan Anggota DKPP Ida Budhiati melakukan konferensi pers di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/9/2018). (FOTO: ANT/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Mendagri Tjahjo Kumolo melakukan video conference untuk menyampaikan arahan pada jaringan di daerah terkait pengamanan Pemilu 2019.

"Para pejabat tadi menyampaikan beberapa arahan, imbauan dan penekanan kepada para pemangku kepentingan di daerah," ujar Wiranto usai melakukan video conference di Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/9).

Ia mengatakan diperlukan sinergi sampai tingkat paling bawah di mana terjadi aktivitas pemilihan langsung dalam meminimalkan gangguan keamanan.

Petugas di lapangan dari tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat paling bawah pun diminta mengenali tugas serta masalah yang muncul di daerahnya.

"Setiap daerah memiliki masalah masing-masing itu dikenali, dipahami. Itu dikenali betul bahkan harus dicari jalan keluarnya. Aksi pencegahan lebih baik, karena kita tidak ingin terjadi kerugian apa-apa," kata Wiranto.

Apalagi menurut dia, Pemilu 2019 lebih rumit karena serentak memilih calon legislatif di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, DPD serta capres-cawapres.

Selain kontestasi dua pasangan calon serta caleg, tutur Wiranto, partai politik juga berkontestasi meraih ambang batas agar tidak tersingkir dalam perpolitikan nasional.

Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pemilu 2019 karena keberhasilan pemilu merupakan keberhasilan bangsa Indonesia.

"Memang suhu politik memanas, tetapi tidak sampai mendidih. Hadapi pemilu jangan tegang, tetapi dengan gembira," ucap Wiranto. (ANT)

 

Berita Terkait