Kamis, 22 November 2018 | 01:31:52 WIB

Rakit Cinta Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih

Kamis, 8 November 2018 | 10:10 WIB
Rakit Cinta Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih

(FOTO : DISPENAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Murid SD Negeri 04 Bakul, Dusun Bakul, Desa Labian Irang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Propinsi Kalimantan Barat (Kalbar), kini sedikit bisa bergembira. Untuk pergi ke sekolah, mereka tidak lagi harus berenang menyeberangi sungai, sekarang mereka bisa menyeberang dengan menggunakan rakit yang dibuat oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia – Malaysia Batalyon Infanteri 320/Badak Putih. 

 

Hal ini dikatakan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tanjungpura (Tpr) Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., di Media Center Kodam XII/Tpr usai mengikuti Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono ke wilayah Kodam XII/Tpr, Rabu (7/11).

 

Pembuatan rakit oleh Satgas Pamtas Yonif 320/BP ini lanjutnya, menindaklanjuti adanya kendala yang dihadapi oleh masyarakat Dusun Bakul, yang kesulitan untuk beraktifitas sehari-hari. "Setiap hari mereka harus menyeberangi sungai, terlebih anak-anak Dusun Bakul yang akan pergi ke sekolah. Untuk bisa sampai di sekolahnya mereka harus menanggalkan dulu sepatu dan baju seragamnya kemudian berenang," ungkap Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe. 

 

Atas inisiatif Satgas Pamtas Yonif 320/BP mereka membuat rakit dengan tujuan untuk membantu memudahkan masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari.

 

Upaya Satgas Pamtas 320/BP untuk turut membantu kesulitan masyarakat Dusun Bakul kata Kolonel Inf Aulia, kini mereka dengan mudah menyeberang sungai untuk berangkat ke ladang, pasar serta memudahkan siswa SD Negeri 04 Bakul untuk bersekolah. 

 

"Mereka tidak lagi takut terkendala saat musim penghujan.  Meskipun rakit itu sederhana, namun ini adalah salah satu bukti Tentara Nasional Indonesia (TNI) mencintai masyarakat perbatasan,” ucap Kapendam XII/Tpr. (ARMAN R)

Berita Terkait