Kamis, 22 November 2018 | 01:50:35 WIB

Hari Kedua Indo Defence 2018, Menhan Paparkan Kerjasama Atasi Terorisme Di Kawasan

Kamis, 8 November 2018 | 20:09 WIB
Hari Kedua Indo Defence 2018, Menhan Paparkan Kerjasama Atasi Terorisme Di Kawasan

(FOTO : PUSKOMKEMHAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Hari kedua Indo Defence Expo and Forum 2018, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menjadi Pembicara Kunci dalam seminar tentang “Ensuring Regional Stability Through Cooperation on Counter Terroris” di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

Selain Menhan, hadir sebagai Pembicara Secretary of National Defense Republic of Philippines : Establish Maritime Domain Awareness and Maritime Security to Counter Terrorism Delfin H.E. Negrillo Lorenzana dan Minister of Defence and Armed Forces of the Czech Republic : Technology Innovation to Counter Terrorism H.E. Lubomir Metnar.

Dalam seminar yang dimoderatori Prof. Dr. Yanyan Mochamad Yani yang merupakan profesor di bidang Hubungan Internasional Universitas Padjajaran, Bandung, Menhan Ryamizard Ryacudu mengajak negara peserta untuk bekerjasama antar negara dan negara di kawasan untuk menghadapi teroris.

Menurutnya, kerjasama bisa dilakukan baik secara bilateral dan multilateral yang intensif, konstruktif dan konkret, karena tidak ada satu negara pun di dunia yang dapat menangani masalah terorisme sendiri-sendiri.

“Implementasi konkrit dan komprehensif bentuk kerjasama tersebut, diantaranya adalah kerjasama antar lembaga pertahanan dan keamanan, pertukaran informasi dan intelijen serta kolaborasi militer antar negara padda level strategis, operasional dan taktis,” terang Ryamizard Ryacudu.

Pemerintah lanjutnya, tidak dapat memberikan celah sedikit pun kepada kelompok teroris dan radikal untuk berkembang dan mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu di seluruh kawasan.

Oleh karenanya pertemuan dalam forum bisnis ini menjadi sangat penting di tengah upaya untuk mencari format dan platform kerjasama kolektif yang efektif baik yang bersifat strategis maupun operasional.

Sejalan dengan Menhan, Sekjen Philipina mengungkapkan hal yang sama, bahwa untuk menjaga keamanan regional perlu adanya sebuah platform kerjasama antar negara di kawasan, diantaranya dengan membentuk kerjasama keamanan trilateral di Laut Sulu antara Indonesia dan Malaysia.

Selanjutnya pada hari yang sama, Menhan melakukan kunjungan ke berbagai stand di Hall B, diantaranya ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Menhan berkesempatan untuk melakukan uji coba senjata yang dipamerkan dalam stand Kemendag. (ARMAN R)

Berita Terkait