Kamis, 13 Desember 2018 | 18:19:15 WIB

Pemerintah Terus Mendukung Pihak Swasta Dalam Meningkatkan Program Pemagangan ke Jepang

Selasa, 13 November 2018 | 00:06 WIB
Pemerintah Terus Mendukung Pihak Swasta Dalam Meningkatkan Program Pemagangan ke Jepang

Lembaga Bahasa dan Manajemen Jepang PT OS Selnajaya Indonesia, pada hari ini, Minggu (11/11), mengadakan acara pelepasan 7 peserta magang caregiver yang akan melakukan pemagangan di Jepang. (FOTO: Imron Munfaat/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Lembaga Bahasa dan Manajemen Jepang PT. OS Selnajaya Indonesia, pada Minggu (11/11) kemarin melaksanakan pelepasan tujuh peserta magang caregiver ke Jepang, yang diadakan di Jakarta Training Centre PT. OS Selnajaya Indonesia di Cibubur, Jakarta Timur.

Sebelumnya, ketujuh peserta magang caregiver tersebut telah mengikuti pendidikan bahasa, budaya dan ketrampilan, yang diselenggarakan di Training Centre di Lembang maupun di Training Centre Cibubur sejak pertengahan tahun lalu. Setelah semua dokumen lengkap, termasuk visa kerja magang, direncanakan ketujuh peserta magang caregiver akan bertolak ke Jepang pada Selasa (13/11), malam.

Ketujuh peserta, nantinya akan mengikuti program pemagangan selama tiga tahun, dan dimungkinkan untuk menambah masa kerja menjadi lima tahun dengan syarat dan kualifikasi tertentu. Mereka, akan ditempatkan ke beberapa rumah sakit (panti jompo) di Tokyo dan Kanagawa.

Hadir dalam acara pelepasan itu, Imron Munfaat selaku Kepala Lembaga dan Satoshi Miyajima selaku Presiden Direktur PT. OS Selnajaya Indonesia.

Dalam sambutan singkatnya, Imron menyampaikan agar semua peserta magang menerapkan apa saja yang dipelajari selama di training centre (kedisiplinan, sopan santun, keramah-tamahan, sikap hormat), serta melakukan kewajiban pemagangan selama di Jepang dengan sebaik-baiknya. Di sisi lain, dirinya mengharapkan setiap peserta untuk menjaga nama baik pribadi, maupun mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Pada bagian lain, Satoshi Miyajima menyampaikan bahwa keberangkatan tujuh peserta magang ini baru langkah awal. Selanjutnya, akan terus ada keberangkatan berikutnya mengingat kebutuhan peserta magang caregiver di Jepang sangat besar.

Saat ini, di Training Centre PT. OS Selnajaya Indonesia, baik di Cibubur maupun di Lembang, tidak kurang dari 145 peserta sedang mengikuti pelatihan intensif sebagai rangkaian penting dalam program pemagangan ke Jepang.

Saat ini, dirinya bekerja sama dengan instansi pemerintah (melalui balai latihan kerja) maupun swasta (termasuk lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan) untuk melakukan seleksi calon peserta, sehingga jumlah peserta terus bertambah. Bahkan, mulai tahun depan, jumlah peserta magang ke Jepang melalui PT. OS Selnajaya Indonesia setidaknya 1.000 orang setiap tahunnya.

Miyajima juga mengharapkan, selama mengikuti program pemagangan di Jepang, setiap peserta bisa mendapatkan pengetahuan, ketrampilan, maupun teknologi yang nantinya dapat diterapkan pada saat peserta kembali ke Indonesia.

Apalagi, ketujuh peserta juga berasal dari daerah yang beragam, dari Sulawesi, Sumatera, dan Jawa. Lanjutnya, setelah selesai mengikuti program pemagangan di Jepang, setiap peserta juga dapat berkontribusi di daerah asalnya masing-masing.

Masih menurut Miyajima, dirinya akan berfokus pada pelatihan bahasa Jepang bagi calon peserta magang hingga level N3 (intermediate). Menurutnya, dengan bekal N3 peserta bisa mengikuti program pemagangan 3 tahun, bahkan bisa hingga 5 tahun.

Tidak seperti sending organization (SO) lain yang memberangkatkan peserta magang dengan kemampuan Bahasa Jepang level 4 (masih dalam kategori basic), yang menurutnya akan menimbulkan risiko.

Masalahnya, setelah tahun pertama di Jepang, peserta harus bisa mencapai level N3. Jika gagal, otomatis peserta akan dipulangkan ke Indonesia. Meminimalkan risiko ini, lanjut Miyajima, PT. OS Selnajaya Indonesia memilih mempersiapkan kemampuan Bahasa Jepang peserta, hingga N3.

Secara terpisah, Direktur Bina Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Drs. Asep Gunawan, MM yang baru saja kembali dari kunjungan kerjanya di Jepang (juga terkait dengan program pemagangan), menyampaikan apresiasi terhadap PT. OS Selnajaya Indonesia yang telah berkontribusi membantu pemerintah di bidang ketenagakerjaan.

Menegaskan komitmennya, pihaknya tetap semaksimal mungkin mendukung PT. OS Selnajaya Indonesia, melalui seluruh balai latihan kerja, agar program pemagangan ini terus meningkat dari waktu ke waktu, baik kualitas maupun kuantitasnya.

Senada dengan itu, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Ir. Abdul Wahab Bangkona, MSc menyampaikan bahwa pelepasan caregiver ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata pihak swasta (PT. OS Selnajaya Indonesia) dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang harus didukung oleh smua stakeholder.

Dirinya mengharapkan, jumlah peserta magang PT. OS Selnajaya Indonesia di Jepang terus meningkat, baik untuk sektor caregiver, manufaktur maupun sektor lain seperti pertanian dan konstruksi, dengan demikian, harpanya, melalui program pemagangan ini, akan ada peningkatan kualitas SDM, karena peserta bisa banyak mendapatkan bekal dan pengallaman industri di negara maju. (IMRON/ALDY)

 

Berita Terkait