Senin, 17 Desember 2018 | 19:29:39 WIB

Melalui Seminar Nasional, Unhan Gali Konsep Kekinian Bela Negara

Rabu, 14 November 2018 | 17:05 WIB
Melalui Seminar Nasional, Unhan Gali Konsep Kekinian Bela Negara

(FOTO: ARMAN/LINDO)

BOGOR, LINDO - Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., MAP membuka seminar nasional call for Paper yang merupakan kegiatan program Unhan, sebagai salah satu perwujudan kontribusi Unhan sebagai kampus bela negara bagi masyarakat. Seminar tersebut diselenggarakan di gedung Auditorium Unhan, kawasan IPSC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/11)

“Tujuan digelarnya seminar bela negara ini adalah untuk menggali ide - ide bela negara melalui konsep kekinian dari para akademisi. Kita ingin mengetahui pemikiran para pakar dan akademisi tentang konsep bela negara," kata Rektor Unhan Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, SIP, M.A.P kepada wartawan usai membuka seminar.

Untuk itu lanjutnya, melalui seminar ini Unhan berupaya mengintegrasikan berbagai ide bela negara yang disajikan oleh para akademisi. “Kita ingin mengintegrasikan bagaimana setiap karakter pemahaman bela negara agar sesuai dengan nilai nilai yang kita inginkan, dan ini harus terintegrasi dengan baik," terang Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko.

Ia juga menjelaskan, seminar tersebut digelar, untuk memberi bekal kepada generasi muda tentang aspek bela negara melalui konsep yang berbeda. “Dalam hal ini generasi muda kita beri pemahaman bela negara tidak dengan doktrin,  tetapi dengan metode kekinian," jelasnya.

Sementara itu, Panitia penyelenggara Seminar Nasional Bela Negara Call For Papers, Megy Magdalena L,S.H.,M.H menyampaikan, dengan digelarnya seminar ini, Unhan dapat merangkum ide ide brilian tentang konsep bela negara.

“Kita membuat pemahaman baru bahwa bela negara tidak hanya mengangkat senjata. Namun, bela negara dalam hal akademis. Tentunya dengan seminar ini, kita berharap mencetak agen - agen bela negara dengan konsep berbeda, bahwa bela negara tidak hanya mengangkat senjata. Namun bela negara dalam hal akademis," papar Megy yang juga menjabat Ketua Lembaga Pebelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unhan.

Seminar nasional yang digelar kedua kalinya ini diikuti 400 peserta, termasuk diantaranya 59 perguruan tinggi dari berbagai daerah Nusantara. Hadir pula pejabat eselon satu di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Unhan, para Rektor perwakilan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, serta Kementerian dan lembaga. (ARMAN R)

Berita Terkait