Rabu, 19 Desember 2018 | 08:44:58 WIB

DKI Jakarta Raih Empat Penghargaan Ketenagakerjaan Integra 2018

Senin, 19 November 2018 | 21:34 WIB
DKI Jakarta Raih Empat Penghargaan Ketenagakerjaan Integra 2018

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang berprestasi dalam pencapaian pembangunan ketenagakerjaan di masing-masing daerah.

Ada 19 kategori penghargaan yang diserahkan Kemnaker kepada 13 Pemda dalam acara Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2018 (Integra 2018) ini. Pemprov DKI menjadi primadona setelah mendapat penghargaan untuk empat kategori.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri di Ruang Tridharma Kemnaker, Jakarta, Senin (19/11).  Turut hadir Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), serta sejumlah kepala daerah lainnya.
 

"Penganugerahan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah (pusat) kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota yang memiliki prestasi di bidang ketenagakerjaan," kata Menteri Hanif dalam sambutannya.

Kepada para kepala daerah, Menteri Hanif mengingatkan, Indonesia tengah menghadapi tantangan besar dalam bidang ketenagakerjaan.  "Salah satunya, era desrupsi ekonomi yang dipengaruhi perkembangan teknologi yang cepat dan masif," ujarnya.

Hanif pun meminta kepada Pemda untuk memberikan perhatian lebih pada isu ketenagakerjaan, terutama penguatan akses pegembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Apalagi saat ini angkatan kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD-SMP hingga 58 persen.

Oleh karenanya, ada dua hal yang harus menjadi perhatian Pemda. Yaitu memastikan angkatan kerja memiliki skill yang baik dan memastikan skill-nya cepat berubah.

"Pemerintah-pemerintah di daerah perlu memastikan agar SDM di daerahnya tidak hanya kesempatan untuk memiliki skill, tapi juga kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sesuai perkembangan zaman," pinta Hanif.

Ia juga meminta kepada Pemda untuk menggandeng sektor swasta melakukan investasi SDM di daerahnya. Dukungan investasi sangat SDM diperlukan untuk membantu percepatan peningkatan kualitas SDM.

Hanif menilai, investasi SDM dari sektor swasta di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, sektor swasta tersebutlah yang pada akhirnya membutuhkan SDM kompeten.  "Oleh karena itu, saya meminta kepada kepala daerah untuk mendorong dunia usaha untuk berpartisipasi berinvestasi SDM," kata Hanif.

Guru Besar Manajemen Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali, dalam acara ini menjabarkan bahwa gelombang shifting melanda di semua sektor. Termasuk di sektor ketenagakerjaan. Karena itu, seluruh pihak, termasuk pemerintah dan para pemimpin di daerah harus membaca arah perkembangan teknologi.

“Kuncinya, tentu, kita harus melakukan upskilling dan retraining tenaga kerja. Agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan di era teknologi. Sebab, pekerjaan-pekerjaan yang kita kenal pada abad ke-20, perlahan-lahan akan digantikan oleh pekerjaan-pekerjaan baru berbasis teknologi,” jelas Rhenald Kasali.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal  (Sekjend) Kemnaker Khairul Anwar mengapresiasi para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan dalam acara Penganugerahan Integra 2018.

“Ke depan, Indeks Prestasi Ketenagakerjaan diharapkan bisa menjadi barometer untuk pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia. Indeks yang disusun oleh Kemnaker ini mengaplikasikan variabel SDGs,” terang Khairul.

Integra 2018 tambahnya, merupakan ajang penghargaan kepada daerah-daerah di Indonesia yang berhasil meraih nilai tertinggi, dengan mengukur sembilan Indikator Utama dan 22 Sub Indikator Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan.

Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun tak sia-sia, karena ia berhasil menggondol empat perhargaan sekaligus, yaitu pemenang untuk indikator utama Jaminan Sosial Tenaga Kerja Terbaik, pemenang untuk indikator utama Produktivitas Tenaga Kerja terbaik, pemenang untuk kategori utama Kesempatan Kerja Terbaik, dan terbaik kedua untuk Urusan Ketenagakerjaan Sedang. (ARMAN R)

Berita Terkait