Minggu, 16 Desember 2018 | 20:52:16 WIB

Prajurit Satgas Yonif 731 Kabaresi Buat Rumah Pintar di Taliabu

Selasa, 20 November 2018 | 14:52 WIB
Prajurit Satgas Yonif 731 Kabaresi Buat Rumah Pintar di Taliabu

(FOTO: Satgas Yonif 731 Kabaresi/LINDO)

TALIABO, LINDO - Gebrakan Satgas Yonif 731/Kabaresi untuk anak-anak di Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, dengan membuat ''Rumah Pintar'', Selasa (20/11).

Dalam misi bersama menuju Indonesia sejahtera, pintar, gemar membaca Satgas Pos 4 SSK-III/Gela. Mengispirasi Rumah Pintar ini menjadi sarana penunjang pendidikan formal untuk masyarakat sekitar sehingga Masyarakat dapat menggunakan Rumah Pintar sebagai tempat belajar, bermain dan berkreasi dan semuanya diberikan secara cuma-cuma alias gratis. 

Pembangunan Rumah Pintar tersebut menggunakan konsep cinta Indonesia dan bertemakan anak-anak sehingga bangunan dan sarana untuk mendidik anak-anak menggunakan dari papan kayu seadanya tetapi tetap mengutamkan kenyamanan para peserta didik.

Untuk tenaga pengajarnya sendiri adalah Sertu Doni Kurniawan jabatan Danpos 4/III Gela bersama para anggota lainnya yang mengusung program dalam Rumah Pintar itu adalah:

  1. Taman Pengajian Qur'an
  2. English Course (SD, SMP, SMA) 
  3. Sekolah Minggu
  4. Pengenalan Provesi Bagi anak PAUD & TK 

Rumah Pintar ini di dirikan dengan dana Swadaya dari Pos dan pihak desa setempat dan dalam proses pembangunannya sendiri di bantu oleh beberapa tenaga sukarela dari link Pos 4/III gela Satgas Yonif 731/Kabaresi.

"Program ini merupakan pusat pemberdayaan masyarakat sekitar guna meningkatkan taraf hidup menuju masyarakat sejahtera," kata Danpos 4/III Gela Sertu Doni Kurniawan.

Lanjutnya Bahwa Rumah Pintar ini juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat yang  dapat mewadahi berbagai kegiatan yang dimulai dari pendidikan anak usia dini, remaja, kaum perempuan juga kelompok lanjut usia.

"Diharapkan melalui Rumah Pintar terbangun masyarakat cerdas, inovatif, kreatif, mandiri yang sejahtera," ujarnya.

Diharapkan untuk kegiatan belajar mengajar ini akan lebih meningkatkan kualitas pendidikan yang secara sarana dan prasarana masih tertinggal dengan daerah yang berada di perkotaan. Dan sekalian merubah paradigma masyarakat tentang TNI yang cenderung keras, bahwa TNI berasal dari rakyat untuk rakyat. "Bersama Rakyat TNI Kuat".  (Faisal/Penrem 152 Bbl)

Berita Terkait