Minggu, 24 Juni 2018 | 02:20:27 WIB

Pemprov Jateng Pulangkan 307 eks Gafatar

Senin, 1 Februari 2016 | 01:09 WIB
Pemprov Jateng Pulangkan 307 eks Gafatar

Sejumlah warga eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (ANT/LINDO)

BOYOLALI, LINDO - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulangkan 307 orang eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ditampung di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Minggu (31/1), ke daerahnya masing-masing.

Menurut Kepala Sub Bidang Ketahanan Seni Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan, Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Tengah, Prayitno S., mereka yang dipulangkan tersebut seluruhnya tercatat berasal dari sejumlah daerah di Jateng.

Menurut Prayitno, sebanyak 307 orang yang dipulangkan tersebut dari Kabupaten Boyolali sebanyak 36 orang, Brebes (lima), Cilacap (30), Demak (tiga), Pekalongan (15), Karanganyar (36), Klaten (260), Magelang (18), Pemalang (19), Purworejo (14), Rembang (tiga), Sukoharjo (12), Jepara (13), Kota Semarang (36) dan Kota Magelang (tujuh).

"Jumlah eks Gafatar yang sudah dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan Boyolali hingga sekarang totalnya mencapai 910 orang, sedangkan sisanya masih sekitar 800-an orang," katanya.

Kendati demikian, pihaknya berharap Pemerintah daerah (Pemda) yang warganya eks anggota Gafatar masih di asrama haji segera dijemput untuk dibawa pulang ke daerah asalnya masing-masing.

Menurut dia, eks anggota Gafatar tersebut sesuai peraturan hanya dapat dijemput oleh pemerintah provinsi dengan pemerintah kota atau kabupaten yang bersangkutan. Pihak keluarganya tidak boleh langsung menjemput sendiri, karena mereka harus berkoordinasi dengan pemerintah daerahnya. (ANT)

Berita Terkait