Rabu, 19 Juni 2019 | 06:17:21 WIB

Penyandang Dana Pembuatan Hoaks Surat suara Dibidik Polisi

Kamis, 10 Januari 2019 | 16:02 WIB
Penyandang Dana Pembuatan Hoaks Surat suara Dibidik Polisi

Polisi menggiring BBP (kanan), tersangka kasus berita hoax saat Rilis berita hoax 7 kontainer surat suara tercoblos di Divisi Humas, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/1/2019). ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Selain mendalami aktor intelektual di balik hoaks atau berita bohong soal surat suara sudah dicoblos sebanyak tujuh kontainer di Tanjung Priok, polisi juga membidik penyandang dana pembuat hoaks tersebut.

"Masih mendalami keterangan tersangka BBP, sebagai kreator maupun buzzer," ujar Karonpenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Ia mengatakan keterangan dari tersangka BBP penting untuk mengungkap aktor intelektual, buzzer lain yang terlibat aktif penyebaran hoaks serta penyandang dana.

Kemungkinan adanya tersangka baru, ucap Dedi, bergantung pada hasil pemeriksaan yang dilakukan hari ini.

Sementara untuk keterlibatan tersangka BBP dengan aliansi politik tertentu, polisi belum menemukan fakta tersebut dari jejak digital tersangka.

"Dari fakta hukum belum ditemukan dan ini belum selesai. Kami secepatnya mengungkap kasus ini biar tidak menjadi polemik," kata Dedi Prasetyo.

Dedi menegaskan pihaknyai tidak melihat aliasi BBP kepada salah satu kubu, melainkan berpatok pada penegakan hukum dari perbuatan yang dilakukan tersangka.

Dengan penangkapan BBP, hingga kini sudah ada empat tersangka kasus hoaks tujuh kontainer surat suara.

Sebelumnya, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah HY yang ditangkap di Bogor, LS di Balikpapan dan J di Brebes, tetapi tidak dilakukan penahanan karena hanya turut menyebarkan hoaks tersebut.

ANT

Berita Terkait