Rabu, 20 Juni 2018 | 23:56:44 WIB

Pangdam Jaya Minta Prajurit Bintara Baru Menjadi Prajurit Yang Dicintai Rakyat

Rabu, 3 Februari 2016 | 20:58 WIB
Pangdam Jaya Minta Prajurit Bintara Baru Menjadi Prajurit Yang Dicintai Rakyat

Pangdam Jaya Mayjend TNI Teddy Lhaksmana memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD Tahap I Tahun Anggaran (TA) 2015 Kodam Jaya. (FOTO : PENDAMJAYA/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Pangdam Jaya Mayjend TNI Teddy Lhaksmana memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahap I Tahun Anggaran (TA) 2015 Kodam Jaya, di Lapangan Rindam Jaya, Condet,  Jakarta Timur, Rabu (3/2).

Dalam upacara tersebut, sebanyak 199 lulusan Bintara diambil Sumpah sebagai Prajurit Bintara.  Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam Jaya Brigjen TNI Ibnu Triwidodo, Danrindam Jaya Kolonel Inf Iwan Setiawan dan para pejabat perwira menengah di lingkungan Kodam Jaya.

“Selamat kepada para prajurit yang seluruhnya lulus dengan baik, yang sebelumnya ditempa selama lima bulan untuk menjadi prajurit dengan menjalani beragam teori dan praktik ilmu kemiliteran,” kata Pangdam Jaya Mayjend TNI Teddy Lhaksmana.

Lulusan Bintara tersebut selama di Rindam Jaya mendapatkan teori dan praktik taktik perang gerilya di kota dan di hutan, perang siang maupun malam, pengetahuan hukum HAM, peraturan urusan kedinasan, baris berbaris, dan sebagainya. Mereka juga ditempa latihan fisik, termasuk long march dan arang rintang.

”Ini adalah awal untuk meniti karir lebih tinggi untuk selanjutnya menempuh pendidikan tahap kedua sesuai kecabangan,” terang Pangdam Jaya.

Menjadi prajurit TNI lanjutnya, memiliki konsekwensi yang tidak mudah.  Segala tindakannya terikat dengan peratuan militer.  Bintara merupakan Komandan yang akan memiliki anggota satu regu, dengan begitu harus menjalankan tugas dengan sebaiknya.

”Sedangkan di masyarakat, status kalian setara dengan yang lain yakni sebagai warga negara yang harus mentaati peraturan.  Bahkan di masyarakat, kalian harus menjadi suri tauladan,” tegasnya.

Mayjend TNI Teddy Lhaksmana  juga mengimbau agar mereka menjadi prajurit rakyat, yang selalu mencintai serta dicintai oleh rakyat.  Prajurit harus menghindari sikap sombong maupun tinggi hati. Sebaliknya, prajurit harus santun dan rendah hati dan itulah sikap yang menunjang kesuksesan karir.

Pada kesempatan itu, ia juga berpesan kepada orang tua dan keluarga, tidak boleh ikut campur lagi dalam urusan kedinasan putranya yang menjadi prajurit TNI. Sebab, putranya kini tidak seutuhnya lagi milik keluarga.

”Kalian sudah menjadi milik Negara dan rakyat.  Jangankan waktu, menjadi tentara nyawa pun harus diberikan apabila dibutuhkan oleh negara.   Sebaliknya, keluarga memberikan dukungan agar anaknya menjalankan tugas dengan baik,” ujar Pangdam Jaya.

Adapun predikat lulusan terbaik dalam Dikmaba PK TNI Tahap 1 TA 2015 diraih oleh Sersan Dua Kristiantoro yang berhasil meraih nilai terbaik, baik secara keseluruhan mengungguli 198 mantan siswa lainnya.

Berita Terkait