Rabu, 26 Juni 2019 | 01:41:22 WIB

Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan di Buru Selatan

Minggu, 3 Februari 2019 | 22:29 WIB
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan di Buru Selatan

Ilustrasi - Pelaku pembunuhan ditangkap. (FOTO: TRIBUN/LINDO)

BURSEL, LINDO - Aparat Polres Pulau Buru, Maluku, pada Minggu (3/2/2019) berhasil menangkap NN, pria yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap tiga orang warga di Desa Wailikut, Kecamatan Waisama, Kabupaten Buru Selatan.

Penangkapan terhadap NN dipimpin langsung oleh Kapolres Pulau Buru AKBP Ricky Purnomo Kertapati di lokasi persembunyiannya di hutan desa.

“Terduga pelaku pembunuhan sudah diamankan polisi,” kata Kapolres melalui Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Dede Syamsul Rifai saat dihubungi, Minggu (3/2/2019).

Kapolres mengungkapkan, setelah ditangkap, saat ini NN langsung dibawa ke Polres Pulau Buru untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan.

”Sementara masih dalam perjalanan menuju Namlea, di sana juga sinyal kurang baik, jadi kita tunggu saja dulu,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai apa hubungan pelaku dengan para korban serta motif pembunuhan keji tersebut, Dede mengaku belum mengetahuinya.

“Kita tunggu saja nanti hasil pemeriksaan penyidik, nanti juga motifnya akan diketahui,” sebutnya.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat membenarkan jika saat ini polisi telah menangkap salah seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan di desa tersebut.

“Inisialnya itu NN, dia diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju ke Polres Pulau Buru,” kata Roem.

Roem sendiri belum dapat memastikan apa motif dibalik aksi pembunuhan tersebut serta bagaimana hubungan pelaku dan para korban pembunuhan.

”Kita belum tahu, kan masih dalam proses penyelidikan jadi sebaikanya kita tunggu dulu sampai ada hasil pemeriksaan,” katanya.

Aksi pembunuhan terhadap tiga warga Desa Wailikut, Kecamatan Waisama, Kabupaten Buru Selatan terjadi pada Sabtu malam (2/2/2019).

Ketiga korban pembunuhan yakni Irma Saleky (37), Fauzan Ponotoreng (7) dan seorang bayi berusia 1 tahun. Ketiga korban tewas ditemukan dengan kondisi penuh luka di bagian kepala dan sekujur tubuh di dua rumah berbeda di desa tersebut.

Setelah kejadian itu, warga melihat seorang pria tak dikenal keluar dari sebuah rumah yang menjadi lokasi pembunuhan dan melarikan diri ke hutan.

KMP/AAM PURNAMA

Berita Terkait