Rabu, 21 Agustus 2019 | 06:13:47 WIB

Founder Bambu Spa Trisya Suherman : Bisnis Tanpa Medsos Adalah Impossible

Senin, 4 Februari 2019 | 11:18 WIB
Founder Bambu Spa Trisya Suherman : Bisnis Tanpa Medsos Adalah Impossible

(FOTO : ARMAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Trisya Suherman SE, Dipl.Cidesco SPA, seorang Wanita Pengusaha muda, terus menerus melakukan inovasi dalam mengembangkan dan memajukan bisnisnya, khususnya pada Bisnis Kecantikan.

Sebagai Founder Bambu Spa, Trisya melakukan serangkaian inovasi, dari mulai mengembangkan bisnisnya melalui Media Sosial (Medsos) sampai dengan melestarikan kebudayaan Indonesia.

"Di era globalisasi ini, kita harus lebih banyak jaringan (networkng). Salah satunya menggunakan Media Sosial (Medsos), bisnis tanpa Medsos atau dunia maya adalah impossible (mustahil). Bisnis sekarang harus gesit, tidak boleh kalah saing, dan bisnis juga berpengaruh di Medsos, kita harus dikenal masyarakat," kata Trisya Suherman, di Jakarta, Minggu (3/2).

Ada pengusaha lanjutnya, yang ngeluh bisnisnya susah berkembang, yang menurutnya bukannya kesalahan dari pemerintah tapi memang eranya atau jamannya sudah berubah, yang tadi model lama off line harus inovasi supaya ada online. Apalagi pebisnis baru yang tumbuh gila - gilaan karena bisnis sukses didukung lewat online.

Icha, sapaan akrab Trisya Suherman, sebagai CEO Bambu Spa ini menjelaskan, Bambu Spa sudah mempunyai memiliki 19 cabang franchise Bambu Spa. Ia juga akan membuka cabang ke - 20 di Cibubur Rest Are.

"Kami menargetkan tahun ini minimal 10 cabang Bambu Spa terealisasi. Kami ada tiga konsep Bambu Spa, yaitu pertama, Sliming and beuty care di ruko - ruko, kedua, Bambu Spa Wellness untuk di Hotel dan Resort, dan ketiga, Bambu Spa expres di Rest Area, station, dan bandara,” terang Icha.

Yang tak kalah pentingnya tambah Icha, mulai awal Februari 2019, di setiap cabang atau gerai Bambu Spa, baik di Jakarta dan di daerah lainya di seluruh Nusantara, akan ditonjolkan hiasan atau pernak - pernik ciri khas daerah tersebut, sebagai wujud Bambu Spa melestarikan kebudayaan Indonesia

“Seperti cabang di Jakarta, akan dipasang pajangan ondel - ondel atau ciri khas betawi lainnya. Begitu juga yang di Surabaya, Makassar dan daerah lainnya, sesuai karakteristik daerah tersebut.  Hal ini kami lakukan, agar generasi milenial tidak lupa sama kebudayannya sendiri,” kata Icha

Ia menambahkan, Bambu Spa mengikuti program ada lovepink Indonesia (komunitas wanita yang terkena kanker). Artinya, pelanggan yang sudah menggunakan jasa Bambu Spa, berarti sudah ikut mensupport yayasan Kanker Indonesia.

Di samping itu, menyambut Tahun Baru Imlek 2570 tambahnya, Bambu Spa menawarkan, jika pelanggaran menggunakan treatment diatas Rp 200 ribu, maka pelanggan bisa mengambil pilihan “Angpao”, yaitu free treatment, potongan, harga, atau free produk, sampai dengan waktu Cap Go Meh atau selama 15 hari. (ARMAN R)

Berita Terkait