Jumat, 26 April 2019 | 19:48:35 WIB

Tidak ada Keharmonisan Kadis Infokom dan Awak Media, Bupati Halut Janji Selesaikan

Kamis, 7 Februari 2019 | 00:30 WIB
Tidak ada Keharmonisan Kadis Infokom dan Awak Media, Bupati Halut Janji Selesaikan

Tatap muka para awak media dengan bupati Halut Ir Frans Manery di kantor Bupati Halmahera Utara, Rabu (6/2/2019). (FOTO: JEFRI/LINDO)

HALAUT, LINDO - Ketidak keharmonisan antara awak media dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Halmahera Utara (Kab-Halut) membuat para insan pers yang bertugas di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Halut, memintah kepada Bupati agar segera mengefaluasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Halmahera Utara (Halut) Deky Tawaris.

Demikian hal itu disampaikan para awak media saat bertatap muka dengan orang nomor satu di jajaran Pemerintahan Kabupaten Halmahera Utara Ir Frans Manery yang berlangsung di dalam ruangan meting Bupati Halut, Rabu (6/2/2019).

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terpilih Kabupaten Halmahera Utara Rahman Baba dalam dialognya menyatakan bahwa para awak media yang bertugas untuk peliputan di Pemerintahan Kabupaten Halut adalah sebagai mitra kerja dengan Pemkab Halut.

"Kami para awak media selama ini yang bertugas dan peliputan di Pemda Halut adalah sebagai mitra kerja dengan Pemkab Halut," kata Rahman saat bertatap muka dengan Bupati Frans.

Rahman menceritakan setelah jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di nakhodai oleh Deky Tawaris, kini hubungan itu tidak lagi ada keharmonisan antara Kadis dan awak media, baik media cetak maupun media online.

"Waktu Kadis lama semua hubungan berjalan lancar. Namun setelah jabatan Diskominfo di nakhodai oleh Deky Tawaris, kini hubungan itu tidak ada lagi keharmonisan antara Kadis dan para awak media, baik itu media cetak maupun media online," tegasnya.

Rahman mengakui bahwa persoalan ini adalah tidak adanya misskomonicosion oleh Kepala Dinas dengan awak media. Padahal menurutnya, Kadis Deki sudah mengetahui bahwa tugas dan tupoksi sebagai kepala dinas Infokom adalah corong, mata dan telingah Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara.

"Ini semua di sebabkan karena tidak ada misskomonicosion anatar Kadis dengan kami. Padahal Kadis sudah tahu bahwa tugas dan tupoksi sebagai kepala dinas Infokom harus memberikan informasi secara rutin kepada publik terkait kinerja pemerintah Halut," jelasnya.

Dihadapan Bupati Frans, para pemburu berita ini mengeluh kesah soal Kadis Deki yang selalu menutup akses informasi kepada awak media.

"Semua yang terkait dengan kegiatan pemerintah daerah baik bupati maupun wakil bupati, tidak pernah di publikasikan, karena data-data kegiatan milik Pemda Halut tidak pernah di berikan kepada awak media. Jangankan rilisnya agenda-agenda bupati dan wakil bupati pun tidak pernah diberitahukan kepada kami," terangnya.

Katua PWI Halut itu menegaskan seluruh awak media yang bertugas di Pemerintah Halut memiliki keinginan yang sama yaitu menjaga hubungan baik dan menjalin kerjasam dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Halut.

"Kami ingin lakukan kerjasama yang terbaik dengan Pemda Halut. Menyangkut dengan kegiatan Pemda Halut agar dapat di publikasi, terutama kegiatan Bupati yang sudah banyak dilakukan terkait dengan infrastruktur, melakukan blusukan ke masyarakat di desa-desa. Bahkan Pemda Halut ingin kerjasama dengan pihak negara luar dalam bidang industri, pariwisata dan perhubungan, tidak dapat di publikasi, karena semua ini tidak berfungsi di Dinas infokom Halut. Maka dari itu kami minta dari pak bupati agar segera efaluasi kinerja kadis Infokom," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Halut Frans Manery usai mendengar keluhan, saran dan pendapat dari awak media, dia langsung menanggapi bahwa infokom adalah mulut atau corongnya pemerintah daerah, maka segala sesuatu jangan lagi diserahkan pada dirinya.

"Dinas infokom adalah mulut atau corongnya pemerintah daerah, maka segala sesuatu jangan lagi diserahkan pada saya untuk berbicara, kan ada infokom, semua melalui dia saja," kata Bupati.

Bupati menegaskan, peran infokom adalah tugas menyampaikan pada publik terkait kinerja pemerintah daerah. "Seharusnya mereka sudah tahu tugas dan tupoksinya. Ini semua bukan persoalan, tapi hal ini mudah untuk diselesaikan kenapa di persulit," jelasnya.

Didepan para insan pers bupati Frans berjanji akan memanggil Kadis Infokom Deki untuk membicarakan persoalan ini. "Saya akan bicarakan dengan Kadis Infokom untuk menyelesaikan masalah ini, jangan sampai berlarut-larut," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Frans memberi apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh awak media yang bertugas di kantor pemerintahan Kabupaten Halmahera Utara.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anda semua. Saya baru saja mengetahui semua persoalan ini, tapi biarlah saya tahu semua apa yang telah terjadi. Harapannya agar kedepan kita selalu mejadi mitra yang tetap harmonis demi kemanujuan daerah ini yang lebih baik lagi. Sekali lagi, dalam kesempatan ini saya berjanji akan meninindak lanjuti persoalan ini dan secepatnya akan saya panggil kadis Infokom," tutur Bupati.

JEFRI

 

Berita Terkait