Rabu, 20 Maret 2019 | 18:58:08 WIB

Dua Kepala Daerah di Aceh Jamin Kemenangan Petahana

Jum'at, 8 Maret 2019 | 09:42 WIB
Dua Kepala Daerah di Aceh Jamin Kemenangan Petahana

Wakil Bupati Aceh Selatan Teuku Amran (baju abu-abu) dan Wali Kota Subulussalam Merah Sakti Kombih (tengah kemeja putih). (FOTO: MEDCOM/LINDO)

ACEH, LINDO - Dua kepala daerah di Aceh yakni Wakil Bupati Aceh Selatan Tengku Amran dan Wali Kota Subulussalam Merah Sakti Kombih memastikan kemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Komitmen keduanya disampaikan ke Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto.

"Semoga hari-H nanti, Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin menang terpilih untuk kedua kali," kata Amran di Tapaktuan, Kamis, 7 Maret 2019.

Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Nanggroe Aceh (PNA) Aceh Selatan ini telah mengerahkan para kader untuk memenangkan petahana. Kinerja Jokowi di bidang infrastruktur menjadi alasan kuat untuk melanjutkan ke periode kedua.

Pun demikian, Amran minta agar Jokowi bisa menyelesaikan banjir tahunan di Aceh Selatan. Selain itu, ia menyebut ada bagian jalan lintas provinsi dari Sumatera Utara menuju Aceh Selatan yang rusak.

Dia mengharapkan pemerintah pusat bisa memperbaiki jalan tersebut. "Dari sini sekitar delapan kilometer ada juga bandara yang bisa didarati pesawat ATR. Tapi tidak pernah turun pesawat. Kami minta Pak Jokowi memberikan akses," kata dia.

Wali Kota Subulussalam Merah Sakti pun mengatakan hal serupa. Ia menilai pemimpinan Jokowi cukup memberikan pengaruh di wilayahnya terutama dengan pembangunan jalan Fakfak Barat yang menghubungkan delapan wilayah.

"Jalan itu sejahtera, nikmat di bawah Pak Jokowi," kata Sakti.

Ia menggarisbawahi penyebaran hoaks di masyarakat. Sakti minta agar umat muslim tidak boleh saling menyakiti, apalagi menebar hoaks dan fitnah.

Sakti sendiri mengaku pernah mengizinkan pembangunan gereja di daerahnya. Menurut dia, izin itu adalah bukti warga Aceh menerima konsep Bhineka Tunggal Ika.

Dia juga menyampaikan, Jokowi merupakan seorang teknokrat Islam karena telah memilih ulama Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya. Dia juga mengingatkan keterpilihan Jokowi dua periode akan memuluskan pembangunan Indonesia yang sudah disusun.

"Kalau saja berganti pimpinan, program lama tentu akan mandek," jelas dia.

Sekretaris TKN, Hasto merespons positif dukungan dua kepala daerah ini. Ia menyebut Jokowi sangat mengerti kebutuhan rakyat Aceh, karena pernah berkarir selama tiga tahun di Kota Serambi Mekkah itu. Karena itu, Hasto menilai Aceh merupakan rumah bagi Jokowi-Ma'ruf.

"Aceh bukan rumah kedua, tetapi rumah untuk Pak Jokowi-Ma'ruf Amin," jelas Hasto.

Pada 15 Maret nanti, Hasto menyebut Jokowi akan mengunjungi Aceh. Hal ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi. Lebih jauh Hasto ingin masalah di Aceh Selatan dan Kota Subulussalam selesai dalam waktu dekat.

"Saya mohon dukungannya untuk kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf. Kepemimpinan muncul dari kalangan rakyat," tandas dia.

MEDCOM

Berita Terkait