Rabu, 20 Maret 2019 | 18:59:34 WIB

Moeldoko: Perwira TNI Tak Akan Duduki Jabatan Dirjen

Sabtu, 9 Maret 2019 | 05:31 WIB
Moeldoko: Perwira TNI Tak Akan Duduki Jabatan Dirjen

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purn Moeldoko menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Staf Presiden Jenderal TNI Purn Moeldoko menyebut perwira TNI tak akan menduduki posisi Direktur Jenderal di sebuah kementerian atau lembaga. Publik diminta tak khawatir dengan wacana penempatan TNI dalam kementerian dan lembaga ini.

"Saya pikir bukan di situ tempatnya, Pasal 47 (UU tentang TNI) yang (mengatur posisi yang boleh ditempati di) jabatan itu," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019.

Moeldoko mengakui penempatan Letnan Jenderal Doni Monardo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di luar Pasal 47 itu. Tapi, Presiden Jokowi membuat Peraturan Presiden agar jabatan itu bisa diisi sipil, TNI, dan Polri. "Khusus BNPB," kata Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menyebut jabatan BNPB memiliki risiko tinggi. Salah satunya, pengendalian situasi darurat, terutama dalam penanggulangan bencana.

Alasan itu cukup kuat untuk menyerahkan posisi kepala BNPB kepada TNI aktif. Ia pun meminta publik tak khawatir dengan wacana penempatan TNI dalam kementerian dan lembaga ini.

Ia menyebut para pegawai negeri sipil tak perlu khawatir dengan karier mereka. Pemerintah tak akan menutup ruang bagi para profesional.

Meski begitu, ia mengaku ada pembicaraan untuk menempatkan perwira menengah TNI di kementerian. Namun, hal ini masih sebatas diskusi.

"Ada wacana para kolonel senior ditempatkan di kementerian, tapi bukan jabatan struktural, fungsional, ini masih belum tau ke mana, saya pikir jangan dulu masuk ke sana," jelas Moeldoko.

MEDCOM

Berita Terkait