Selasa, 16 Juli 2019 | 11:37:21 WIB

Taspen Properti Siapkan Rp414 Miliar Demi Bangun Apartemen

Kamis, 21 Maret 2019 | 08:03 WIB
Taspen Properti Siapkan Rp414 Miliar Demi Bangun Apartemen

Direktur Utama Taspen Properti Bayu Utomo. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

TANGERANG, LINDO - PT Taspen Properti Indonesia (Taspen Properti) menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp414 miliar pada 2018. Anggaran itu utamanya digunakan untuk perluasan bisnis perseroan ke lini bisnis pengembang (developer) properti apartemen.

Direktur Utama Taspen Properti Bayu Utomo mengatakan, mayoritas penggunaan anggaran belanja modal untuk pembangunan Apartemen Aspena Residence. Apartemen dengan harga menengah itu menelan investasi hingga Rp220 miliar.

"Kebanyakan dari sini memang, karena ini kan sudah mulai konstruksi. Lain-lainnya masih perencanaan," ujar Bayu usai meresmikan groundbreaking pembangunan Apartemen Aspena Residence, Jalan Halim Perdana Kusuma, Batu Ceper, Tangerang, Rabu, 20 Maret 2019.

Apartemen Aspena Residence dibangun di atas lahan seluas 6.300 meter persegi. Hunian vertikal ini dibangun untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) muda. Unit yang ditawarkan mulai dari tipe studio hingga satu kamar tidur dengan luas 23-42 meter persegi.

"Kita membidik ASN dengan golongan yang lebih muda, makanya unitnya studio dan satu kamar tidur. Range harganya mulai dari tiga ratus hingga enam ratus jutaan," ungkap dia.

Harga jual apartemen ditawarkan sekitar Rp16 juta meter persegi. Untuk unit tipe studio, ditawarkan mulai dari Rp389 juta. Sementara untuk unit tipe satu kamar tidur mulai dari Rp578 juta, sedangkan unit tipe satu kamar tidur sudut/deluxe mulai dari Rp668 juta.

Apartemen Aspena Residence terdiri dari 748 unit dengan ketinggian bangunan 12 lantai. Untuk pekerjaan konstruksi bangunan, saat ini sedang dilakukan proses pengadaan kontraktor utama dengan mengutamakan sinergi BUMN Karya.

"Pelaksanaan pembangunan dimulai Januari 2019 setelah terbitnya IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Proses pembangunan ini memerlukan waktu sekitar dua tahun. Topping off dari struktur diharapkan selesai pada bulan Januari 2020," beber Bayu.

Selain membangun apartemen, belanja modal yang disiapkan untuk mengembangkan lini bisnis Taspen Properti di bidang pengelolaan gedung. Selain mengelola gedung Menara Taspen, perseroan juga mengelola gedung perkantoran di beberapa daerah.

"Taspen Properti mengelola gedung Menara Taspen dan investasi gedung, dia beli beberapa gedung dan dia sewakan menjadi perkantoran. Itu ada di Cianjur, Bali, dan Sidoarjo," tutup Bayu.

MEDCOM

Berita Terkait