Rabu, 24 April 2019 | 21:30:12 WIB

Suharso Monoarfa Siap Rangkul Kubu Djan Faridz

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:15 WIB
Suharso Monoarfa Siap Rangkul Kubu Djan Faridz

Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa memberikan sambutan pada pembukaan Mukernas III Dewan Pimpinan Pusat PPP di Bogor, Jawa Barat. (FOTO: ANTARA/LINDO)

BOGOR, LINDO - Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa siap merangkul kubu Djan Faridz untuk kembali bersatu membesarkan PPP. Ia menyebut salah satu tugas berat yang harus ia pikul usai Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Romahurmuziy adalah menyolidkan seluruh unsur partai.

"Meskipun secara legal dan formal ada satu PPP yang dihasilkan Muktamar Pondok Gede April 2016, kita masih menyaksikan pernak-pernik yang secara kultural menamakan dirinya PPP," kata Suharso usai dilantik di Hotel Seruni, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 20 Maret 2019.

Suharso mengajak kubu Djan Faridz untuk bergabung di bawah kepemimpinannya. Ia mengaku komunikasi secara informal sudah dijalin dengan Djan Faridz .

"Saya sudah berbincang-bincang dengan Djan Faridz. Beliau mengatakan akan mendukung setidaknya supaya dalam pemilu PPP tetap solid," ucapnya.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu berharap tak ada lagi kubu-kubu yang mengatasnamakan PPP. Dari peristiwa Romi diharapkan menjadi pembelajaran agar semua elemen partai solid dan bersatu kembali.

"Mudah-mudahan ini pertanda ketika badai singgah kepada kami lecutan untuk secara kultural dari partai itu muncul secara internal dan dipayungi secara legal dan formal tunggal," jelasnya.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengukuhkan Suharso Manoarfa sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum untuk menggantikan Romahurmuziy. Pengukuhan dilakukan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dihadiri seluruh DPW pada Rabu, 20 Maret 2019.

Acara Mukernas digelar tertutup selama kurang lebih dua jam. Pengukuhan dihadiri sejumlah elite PPP, seperti Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Sosial periode 2001-2009 Bachtiar Chamsyah.

MEDCOM

Berita Terkait