Rabu, 19 Juni 2019 | 12:19:03 WIB

Proyek MRT Fase II Ditargetkan Rampung 2024

Minggu, 24 Maret 2019 | 18:56 WIB
Proyek MRT Fase II Ditargetkan Rampung 2024

Rangkaian kereta MRT Jakarta. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - PT MRT Jakarta memulai pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase II rute Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Kampung Bandan. Proyek MRT fase II ditargetkan rampung pada 2024.

"Itu yang kita harapkan," kata Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandanusai peresmian MRT fase I di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 24 Maret 2019.

MRT Jakarta menyiapkan dana sebesar Rp22,5 triliun untuk pembangunan MRT fase II. Dananya pinjaman dari Jepang. "Jadi tinggal dikerjakan."

William mengatakan pihaknya akanmulai membebaskan lahan dan penanganan utilitas pada tahun ini untuk memulai pembangunan. Selain itu, lanjut dia, MRT Jakarta sudahmenyelesaikan lelang paket CP200 untuk pembangunan gardu bawah tanah di Monas. Kini, proses lelang CP201 untuk Harmoni sedang berlangsung, dan akan dilanjutkan dengan lelang selanjutnya.

Sebelumnya, Jokowi memerintahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melanjutkan pembangunan MRT Jakarta fase II. Fase ini memiliki rute dari Bundaran HI hingga Kampung Bandan.

Pada fase II ini akan dilengkapi delapan stasiun. Meliputi Stasiun Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota, dan Kampung Bandan.

Sementara itu, pada fase pertama membentang sepanjang sekitar 16 kilometer dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Rinciannya, 10 kilometer jalur layang dan enam kilometer jalur bawah tanah.

Di jalur layang tersedia tujuh stasiun, yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan jalur bawah tanah, dibangun enam stasiun bawah tanah, meliputi Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia. Jarak antar stasiun bervariasi, mulai dari 0,8 kilometer hingga 2,2 kilometer.

MEDCOM

Berita Terkait