Rabu, 19 Juni 2019 | 06:34:43 WIB

Proyek MRT Fase II Dimulai Bulan Depan

Minggu, 24 Maret 2019 | 19:08 WIB
Proyek MRT Fase II Dimulai Bulan Depan

Warga sedang naik moda transportasi MRT di Jakarta. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pemerintah menargetkan pembangunan MRT fase II dimulai bulan depan. Proses pengerjaan pembangunan transportasi massal bakal dikebut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, keberadaan transportasi massal diharapkan dapat memecahkan masalah kemacetan di Ibu Kota. "Bulan depan untuk fase 2 dilakukan," kata Budi di temui di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 24 Februari 2019.

Budi menjelaskan, segala keperluan pembangunan MRT fase II seperti tender, kontraktor, dan persiapan teknis sudah siap.

MRT fase II rencananya menyambungkan rute Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Jakarta Kota. MRT fase II akan menghubungkan Stasiun Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota, dan Kampung Bandan.

Sementara itu, lanjut Budi, untuk MRT fase III dengan rute Cikarang sampai Balaraja sepanjang 78 km pemerintah menargetkan pembangunan dilakukan kuartal III tahun depan. "Fase III east-west tahun depan kuartal II," pungkas dia.

Presiden Joko Widodo juga ambil bagian meresmikan Moda Raya Terpadu (MRT). Kini Indonesia bisa disejajarkan dengan kota-kota besar di dunia, dengan moda transportasi modern dan terpadu.

Enam tahun pelaksanaan proyek, akhirnya tadi pagi fase pertama sepanjang 15 komentar dari Lebak Bulus ke Bundaran HI resmi beroperasi.

Sejatinya, dibandingkan dengan kota-kota lainya di Asi Tenggara, Indonesia sedikit tertinggal dalam penerapan moda transportasi massal perkotaan berbasis rel. Namun, tidak ada kata terlambat untuk sebuah perubahan.

"Sekalipun begitu, Presiden Jokowi telah mampu mengejar ketertinggalan kota-kota besar dunia dengan pembangunan moda transportasi publik yang nyaman dan berbasis rel yang dilengkapi berteknologi tinggi ini," tandasnya.

Keberadaan MRT bukan saja kebanggaan bagi masyarakat Jakarta, tetapi juga simbol peradaban baru bertransportasi masyarakat Indonesia.

MEDCOM

Berita Terkait