Rabu, 26 Juni 2019 | 01:15:58 WIB

Hoaks Surat Suara Tercoblos Diunggah Pelaku di Bus

Jum'at, 5 April 2019 | 05:53 WIB
Hoaks Surat Suara Tercoblos Diunggah Pelaku di Bus

Pembohong Surat Suara Tercoblos Bagus Bawana Putra. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menyebut Bagus Bawana Putra, terdakwa hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos, mengunggah kabar bohong tersebut melalui akun Twitter. Bagus mengunggah hoaks itu saat sedang di bus perjalanan dari Bogor menuju Jakarta.

JPU Budi Kurniawan Tymbaz membeberkan informasi tujuh kontainer surat suara tercoblos diunggah Bagus pada 2 Januari 2019 sekitar pukul 14.35 WIB.

"Dalam kendaraan umum, terdakwa menggunakan handphone Xiaomi memposting pada media sosial Twitter milik terdakwa dengan username @bagnatara1," kata Budi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 4 April 2019.

Bunyi kicauan Bagus di Twitter yakni: Ada info, katanya di Tanjung Priok ditemukan 7 kontainer berisi kertas suara, yang sudah sudah tercoblos gambar salah satu paslon. Saya tidak tahu ini hoaks atau tidak mari kita cek sama sama ke Tanjung Priok sekarang.

Dalam cuitannya, Bagus juga me-mention akun Twitter sejumlah pejabat, yakni eks Wasekjen Demokrat Andi Arief, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon, serta sebuah akun Twitter dengan nama pengguna @AkunTofa.

"Menjadi trending topic dan viral di media sosial antara lain Facebook, Twitter, Whatsapp, dan lain-lain. Serta menjadi pemberitaan di media cetak dan televisi," papar Jaksa.

Dalam dakwaan tidak dijelaskan motif Bagus menyeret akun Twitter Andi Arief, Fahri Hamzah, dan Fadli Zon. Yang jelas, Bagus mengakui kalau dirinya yang mengunggah postingan itu.

"Saya mengakui menyebarkannya karena memang saya ceroboh. Tidak kroscek," kata Bagus usai persidangan.

Hari ini, Bagus Bawana Putra menjalani sidang perdana terkait kasus hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Agenda sidang mendengarkan dakwaan yang dipaparkan JPU Kejari Jakarta Pusat.

MECOM
 

Berita Terkait