Senin, 22 Juli 2019 | 17:07:45 WIB

Pangkohanudnas Terima Tim Itjenau Pada Kegiatan Pengawasan Dan Pemeriksaan Lengkap Di Makohanudnas

Senin, 8 April 2019 | 21:41 WIB
Pangkohanudnas Terima Tim Itjenau Pada Kegiatan Pengawasan Dan Pemeriksaan Lengkap Di Makohanudnas

(FOTO : PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., didampingi Kaskohanudans Marsma Arif Mustofa, M.M., para Pangkosekhanudnas, Danpusdikhanudnas dan pejabat staf Makohanudnas, menerima Tim Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Udara (Itjenau) dalam takilmat awal kegiatan Pengawasan Pemeriksaan Lengkap (Wasrikkap) Tahun Anggaran (TA) 2018, di ruang rapat Suryadarma, Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/4).

Tim Itjenau dipimpin Inspektur Jenderal TNI AU (Irjenau) Marsda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika, M.S.S., didampingi Irops Marsma TNI Anang Nurhadi S.,S.E., Irbinsumda Marsma TNI Bebas Irianto, S.H. dan tim Itjenau lainnya.

Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) Marsda TNI Imran Baidirus, dalam sambutannya menyatakan, Wasrikkap Itjenau merupakan kegiatan pengawasan untuk mengetahui sejauh mana program kerja yang dilaksanakan Kohanudnas pada TA 2018 dilaksanakan. 

“Apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan, ataukah masih terdapat permasalahan dalam pelaksanaan program kerjanya, serta kendala-kendala lainnya yang mungkin muncul. Sebagai internal auditor keberadaan Itjenau merupakan sarana terbaik bagi staf Makohanudnas untuk melaksanakan perbaikan-perbaikan kinerja ke dalam agar tidak ditemukan kendala yang berarti terhadap pelaksanaan program-program kerjanya,” terang Marsda TNI Imran Baidirus.  

Sementara itu, Inspektur Jenderal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) Marsda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika mengatakan, kegiatan Wasrikkap terhadap Kotama di jajaran TNI AU termasuk Kohanudnas, merupakan program kerja Itjenau yang harus dilaksanakan guna menegakkan aturan yang berlaku.

Menurutnya, dalam realitanya temuan Wasrik yang dilakukan oleh Perwira Pemeriksa (Parik) terhadap Obyek Pemeriksaan (Obrik) umumnya tidak sesuai, untuk itu hendaknya dalam kerjanya para Parik agar berpedoman pada pedoman kerja yang digunakan obrik dalam bekerja.  Pedoman tersebut ada dua macam yaitu prosedur tetap dan referensi-referensi lainnya.

Marsda TNI Yadi Indrayadi juga menjelaskan, lima langkah dalam kegiatan Wasrik, yaitu identifikasi, mengumpulkan referensi, refres, diterapan dan diawasi. 

“Sehingga melalui lima langkah tersebut diharapkan pekerjaan Parik akan fokus dan terarah. Sedangkan dalam pelaksanaannya terdapat lima hal yang menjadi perhatian Itjenau sebagai APIP (Aparat Pemeriksa Internal Pemerintah) yaitu segi-segi kepatuhan, ketaatan, efektif, efisien dan ekonomis kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di satuan,” jelasnya.   

Wasrikkap Itjenau di Kohanudans dan jajarannya akan dilaksanakan selama lima hari ke depan. Pada kegiatan taklimat awal Itjenau tersebut diisi dengan paparan dari Asren Kohanudnas yang dibawakan Kolonel Pnb Bayu G. H. Kusuma mengenai Rencana Program Kerja Kohanudnas tahun 2019. Hadir dalam taklimat awal para asisten, para kepala, Komandan Detasemen Markas, perwira staf dan tim Wasrik. (ARMAN R)

Berita Terkait