Rabu, 24 Juli 2019 | 13:59:20 WIB

Pasca Pemilu, Goebox Indonesia Gelar Public Discussion

Kamis, 25 April 2019 | 09:14 WIB
Pasca Pemilu, Goebox Indonesia Gelar Public Discussion

(FOTO : GOEBOX/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pemilu 17 April 2019 telah berlalu, lawatan pesta demokrasi telah usai dengan damai. Goebox Indonesia sebagai salah satu wadah pemuda yang peduli pada isu politik sosial kemasyarakatan terpanggil untuk menjadi bagian pengawal pasca pemilu serentak Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) supaya tetap berjalan kondusif hingga informasi resmi hasil penghitungan suara dari lembaga yang sah, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dibuka untuk publik.

Mengusung tema “Menang Kalah Tetap Bersaudara” pada 24 April 2019, panitia pelaksana public discussion menghadirkan tiga tokoh publik berikut ini: Ruchman Basori (Ketua PP GP Anshor), Addin Jauharuddin (Sekretaris Jendral KNPI) dan Diana Ambarwati (Akademisi) berlokasi di Roaster & Coffe Upnormal Raden Saleh bersama moderator Ruzi Sutiawan, Rabu (24/4).

Deklarasi damai pasca pemilu ini diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang seperti: aktivis, mahasiswa, pekerja, akademisi dan publik umum. Menjadi penting untuk segera disosialisakan dan dipublikasikan pentingnya mempererat persaudaraan pasca perbedaan pilihan, menang kalah tetap bersaudara, menang kalah tetap menjadi tetangga. 

Adapun klaim kemenangan sepihak oleh salah satu Pasangan Calon (Paslon) berdasarkan survei internal memang perlu untuk diwaspadai mengingat publik mulai banyak yang turut terprovokasi sehingga langkah yang mesti diambil diantaranya adalah : 1. Mengamankan hasil penghitungan pemilu Pilpres dan Pileg, 2. Mendukung aparat keamanan dalam menciptakan suasana kondusif di wilayah Indonesia, 3. Menolak informasi yang mengarah pada provokasi yang dapat membuat suasana konflik dan 4. Tidak melakukan tindakan anarkis yang memicu kerusuhan massal.

Dalam pemaparannya, Ruchman Basori juga menyampaikan keprihatinan atas fenomena usainya Pilpres yang kenyataannya tidak mampu mengakhiri cercaan dan hoax yang membludak di dunia maya. Meski demikian, Addin Jauharudin memberikan pandangan optimis bagi generasi muda bahwa pada dasarnya perjuangan politik tahun ini adalah sebatas mengantarkan generasi tua untuk mengakhiri masa jayanya di kursi perpolitikan Indonesia. (ARMAN R)

Berita Terkait