Rabu, 24 Juli 2019 | 14:03:19 WIB

PBTI Gelar Munas IX Taekwondo Indonesia Tahun 2019

Sabtu, 27 April 2019 | 21:05 WIB
PBTI Gelar Munas IX Taekwondo Indonesia Tahun 2019

(FOTO : PBTI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Musyawarah Nasional  (Munas) IX Taekwondo Indonesia Tahun 2019, di Maja House Hotel, Bandung, Jawa Barat (Jabar) selama dua hari ke depan, Sabtu (27/4).

Munas yang mengusung tema 'Kita Wujudkan Semangat Revitalisasi Pembinaan dan Pemantapan Organisasi Taekwondo Indonesia Menuju Prestasi Dunia," ini, diikuti seluruh Pengurus PBTI dan 34 Pengurus Provinsi (Pengprov) di seluruh Indonesia. 

Munas dibuka langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PBTI, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Salah satu  agenda Munas adalah pemilihan Ketum yang baru. Ada dua kandidat calon yang bersaing untuk menjadi Ketum PBTI periode berikutnya, yaitu Letjen TNI (Purn)  M. Thamrin Marzuki dan Dirck Richard. Namun, saat acara Welcame Dinner di Grand Mercure Hotel, Jumat (26/4), sebelum pelaksanaan Munas, Dirck Richard menyatakan mundur sebagai calon Ketum PBTI.

Ketum PBTI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman yang akan segera mengakhiri masa baktinya, dalam sambutannya menyampaikan, Munas kali ini bernilai strategis dalam kepemimpinan dan penentuan program PBTI empat tahun ke depan. "Bernilai strategis, karena disamping menyusun strategi program pembinaan empat tahun ke depan, Munas juga akan memilih Ketum baru yang akan membawa gerbong  taekwondo Indonesia 4 tahun yang akan datang," jelas Marciano.

Menurutnya, sejumlah capaian PBTI periode 2015 - 2019 ini, diantaranya penyelenggaraan Asian Games 18 yang didahului tes event 10 negara, Indonesia Open Riau, Sea Games 2015 dan 2017, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Kejurnas junior dan senior serta tryout Pelatnas ke Asia dan Eropa.

Selain itu kata Marciano, juga dilakukan Diklat Wasit Nasional, memperlancar UKT dan sertifikasinya, pelantikan sejumlah Pengprov, penyusunan Peranti Lunak Pembinaan Personel dan dukungan perlengkapan ke Pengprov secara prioritas.

Namun demikian, Marciano mengaku, capaian sejumlah keberhasilan tersebut masih harus ditingkatkan pada periode berikutnya. "Dari capaian tersebut, tentu masih belum sempurna dan ada kekurangan, ini selalu kita upayakan perbaikan," ujarnya. (ARMAN R)

Berita Terkait