Sabtu, 17 Agustus 2019 | 22:31:03 WIB

Pangdam I/BB : Yonif RK 136/TS Harus Jadi Kebanggaan TNI AD

Senin, 6 Mei 2019 | 15:56 WIB
Pangdam I/BB : Yonif RK 136/TS Harus Jadi Kebanggaan TNI AD

(FOTO : PENDAMBB/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Selama ini, sudah banyak satuan yang melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Ops Pamrahwan) Maluku dengan baik dan berhasil. Prajurit Yonif Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS) yang menggantikan pasukan sebelumnya, juga harus melaksanakan tugas Ops Pamrahwan Maluku ini dengan baik dan paripurna. 

Hal demikian disampaikan Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah saat melepas keberangkatan 500 prajurit Yonif RK 136/TS sebagai Satgas Ops Pamrahwan Maluku Tahun Anggaran (TA) 2019, di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (6/5). 
        
Menurutnya, sebagai satuan tempur kebanggaan Kodam I/BB di Korem 033/Wira Pratama ini, maka Satgas Ops Pamrahwan Yonif RK 136/TS harus menjadi kebanggaan dan ujung tombak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam mewujudkan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  

Seluruh personil Satgas Ops Pamrahwan Yonif RK 136/TS ini berangkat menuju Maluku dengan menggunakan KRI Teluk Bintuni-520. Selama lebih kurang sembilan bulan di daerah operasi, seluruh prajurit dipimpin langsung oleh Komandan Yonif RK 136/TS, Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis. 

Dalam arahannya, Mayjen Fadhilah menyampaikan rasa bangganya, karena prajuritnya telah siap ditugaskan. "Ingat, Kepercayaan TNI, khususnya TNI AD kepada satuan Yonif RK 136/TS dan seluruh prajurit, harus dijaga de baik," tegasnya. 

Mayjen Fadhilah juga berpesan agar prajurit mempunyai kepercayaan dengan rekan maupun atasannya. Seluruh prajurit harus mempunyai saling kepercayaan antara pimpinan dan anggota, sehingga terjalin kekompakan yang telah tertanam dari satuan pangkalan.

"Prajurit harus cerdas, disiplin, jujur, pantang menyerah serta pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan amalkan Delapan Wajib TNI. Jangan lupa, cintai rakyat agar TNI selalu dicintai rakyat. Karena para prajurit hidup sebagai tentara bukan profesi, namun sudah menjadi pilihan hidup yang harus dijalani sepenuh jiwa,” ujar alumni Akmil Magelang tahun 1988 ini. 

Ia menambahkan, berangkat tugas operasi adalah sebagian dari tugas mulia seorang prajurit. "Maka jalinlah komunikasi yang baik dengan masyarakat, dan rebut hati masyarakat,” pesan Mayjen Fadhilah.

Di kesempatan ini, Mayjen Fadhilah juga tak lupa mengingatkan, bahwa Korum sebagai unsur tinggal memiliki peran yang sangat penting di home base sabagai penjaga moril satuan yang bertugas di daerah operasi.

Turut hadir pada kegiatan ini, antara lain Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema, SSos diwakili Kasrem 033/WP, Kolonel Inf Jimmy Watuseke, unsur FKPD Pemprov Kepri dan Kota Batam, Asisten Kasdam I/BB, Kapendam I/BB, para Kasi Korem 033/WP, Dandim jajaran Korem 033/WP, dan Ketua Persit KCK PD I/BB, Ny Tri Sasanti MS Fadhilah didampingi segenap pengurus Persit KCK Koorcabrem 033 PD I/BB. (ARMAN R)

Berita Terkait