Minggu, 08 Desember 2019 | 19:32:07 WIB

Gubernur : Keberadaan Kita Harus Dapat Beri Manfaat Terbaik Bagi AAL

Kamis, 9 Mei 2019 | 23:18 WIB
Gubernur :  Keberadaan Kita Harus Dapat Beri Manfaat Terbaik Bagi AAL

(FOTO : PENAAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - "Keberadaan kita di Akademi Angkatan Laut (AAL) sebagai pengajar, pelatih dan pengasuh, harus dapat memberi manfaat terbaik bagi kemajuan AAL," kata Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M. didepan para peserta paparan pada acara paparan Kurikulum AAL dan paparan Latihan Praktek (Lattek) Navigasi Astronomi taruna AAL angkatan 66, di ruang rapat, Gedung R. Soebijakto, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (9/5). 

Hadir pada paparan tersebut, Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., seluruh pejabat utama AAL dan segenap personel Perwira AAL. Menurut Gubernur AAL, kemajuan di AAL, selain dipengaruhi oleh proses kegiatan belajar mengajar yang efektif, juga sangat dipengaruhi oleh partisipasi dari masing-masing departemen di AAL untuk selalu menyesuaikan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Saya berharap agar masing-masing departemen di AAL, untuk selalu mengupdate program studi AAL, agar dapat selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi, baik untuk masa kini maupun untuk masa yang akan datang," harap Laksda TNI Edi Sucipto.

Selain paparan kurikulum taruna AAL, juga dilaksanakan paparan tentang Lattek Navigasi Astronomi taruna AAL angkatan 66 oleh Mayor Laut (P) Reynold Steven Langitan, yang juga selaku Palaklat Lattek Navigasi Astronomi tersebut. 

Dalam paparannya, Palaklat Lattek Navigasi Astronomi menyatakan, tujuan Lattek Navigasi Astronomi ini, selain untuk melatih dan mempraktekan para taruna AAL agar mampu menerapkan teori yang telah diperoleh di kelas, seperti perhitungan sunset/sunrise, moonset/moonrise dan menentukan posisi dengan menggunakan bintang, juga untuk mempraktekan cara menggunakan sextant yaitu alat navigasi di laut yang biasa digunakan untuk mengukur ketinggian benda-benda langit di atas cakrawala sehingga dapat menentukan posisi kapal dengan secara tepat.

“Didalam praktek di laut, kemampuan keterampilan taruna AAL dibidang navigasi laut dalam menggunakan referensi benda angkasa ini, adalah sangat penting sebagai dasar pedoman secara konvensional saat melaksanakan pelayaran," terang Mayor Laut (P) Reynold Steven Langitan.

Menurut rencana, pelaksanaan pelayaran Lattek Navigasi dengan KRI Dewaruci ini akan berlayar dengan rute perjalanan dari Surabaya – menuju Makasar – dan kembali lagi ke Surabaya dengan menggunakan KRI Dewaruci pada 20 Mei 2019 mendatang. (ARMAN R)

Berita Terkait