Jumat, 19 Juli 2019 | 07:04:24 WIB

Danlantamal XII Pontianak Hadiri Pembukaan Pekan Gawai Dayak XXXIV Tahun 2019

Senin, 20 Mei 2019 | 21:34 WIB
Danlantamal XII Pontianak Hadiri Pembukaan Pekan Gawai Dayak XXXIV Tahun 2019

(FOTO : DISPENLANTAMALXII/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Laksma TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) menghadiri acara Pembukaan Pekan Gawai Dayak  XXXIV tahun 2019 oleh Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H.Sutarmidji, di Rumah Radakng Jalan Sutan Syahrir, Pontianak, Kalbar, Senin (20/5).

Kegiatan budaya Pekan Gawai Dayak XXXIV tahun 2019 kali ini mengambil tema "Dengan Gawai Dayak Kita Tingkatkan Solidaritas Dalam Keberagaman Untuk Memperkaya Seni Budaya Daerah Kalimantan Barat Yang Berkualitas".

Kegiatan budaya Pekan Gawai Dayak tersebut dihadiri 3000 undangan yang terdiri dari para tamu undangan, para temenggung adat, panitia gawai dan peserta bujang dan dara Gawai Dayak dengan menggunakan berbagai jenis pakaian Adat Dayak.

Kegiatan budaya Pekan Gawai Dayak XXXIV tahun 2019 dilaksanakan selama 7 hari mulai hari Senin (20/5) hingga Minggu (26/5) mendatang. Kegiatan budaya Pekan Gawai Dayak digelar untuk menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman dengan memperkuat sendi kebudayaan serta sebagai perekat antar suku, khususnya suku Dayak dari berbagai daerah, bahkan dari negara lain.

Sebanyak 390 warga Dayak dari Negara Bagian Sarawak, Malaysia juga mengikuti kegiatan Pekan Gawai Dayak (PGD). "Pekan Gawai Dayak di Pontianak juga diikuti oleh sejumlah kontingen dari daerah di Indonesia, kegiatan Pekan Gawai Dayak ini juga dihadiri oleh perwakilan masyarakat dayak dari Serawak dan sejumlah pewarkilan dari Brunai Darusalam," kata Ketua Pekan Gawai Dayak XXXIV tahun 2019, Sekundus, S.Sos, M.M.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Sekberkesda Kalbar Yoseph Ondilo Oendoen, S.Sn mengatakan, kegiatan ini adalah bukti kongkrit dari kera Sekberkesda dalam menggali, melestarikan dan mengembangkan seni budaya Dayak sebagai salah satu budaya nasional.

"Penghargaan Pemerintah Daerah (Pemda) Kalbar tentang Gawai Dayak yang dijadikan sebagai kalender wisata dan penghargaan pemerintah pusat terkait budaya Dayak yang diakui secara nasional menjadi suatu bentuk legalitas atas keberadaan suku bangsa Dayak di negeri ini," ungkap Yoseph Ondilo Oendoen.

Diharapkan tambahnya, melalui kegiatan Gawai Dayak ini akan menjadi kesempatan bagi kita untuk terus bersilahturahmi dan membahas berbagai hal penting untuk kelestarian Budaya dan Adat Dayak di Kalbar.

Turut hadir pada acara tersebut Gubernur Kalbar H. Sutarmidji beserta istri, Kapolda Kalbar diwakili oleh Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Andi Musa, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Herman Asaribab, Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus S.IP., M.M, Walikota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono M.M., M.T, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Drs. Cornelis, M.H besrta istri, Ketua DAD Kalbar Ketua Umum DAD Kalbar Jakius Sinyor, Ketua Sekberkesda Kalbar Joseph Odillo Oendoen, Sekretaris Sekberkesda Kalbar Herculanus Didi, S.Pd, Sekretaris umum DAD Kalbar M. Kebing L, Ketua DAD Kota Pontianak Sekundus, SSos, MM, Bendahara Sekberkesda Kalbar Marselina Maryani Soeryamassoeka SHut, Uskub Agung Pontianak, Ketua DPRD Provinsi Kalbar Kebing, dan perwakilan dari Sarawak Malaysia Datum Pemanca Janggu. (ARMAN R)

 

Berita Terkait