Minggu, 21 Juli 2019 | 09:39:44 WIB

Mahasiswa Pasca Sarjana S-2 Asro V Ujian Proposal Tesis Di Kampus STTAL

Senin, 24 Juni 2019 | 17:53 WIB
Mahasiswa Pasca Sarjana S-2 Asro V Ujian Proposal Tesis Di Kampus STTAL

(FOTO : PENSTTAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Mahasiswa Prodi Pascasarjana S-2 Asro V STTAL (Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut) melaksanakan ujian proposal tesis dihadapan tim penguji ITS (Institut Teknologi Surabaya) dan tim penguji STTAL, di Gedung Nipah Kampus STTAL, Jalan Bumimoro - Morokrembangan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin (24/6).

Ujian proposal tesis yang akan diikuti 20 mahasiswa TNI/PNS Program Studi Pascasarjana S-2 Asro V (Anilisis Sistem dan Riset Operasi) yang terbagi dalam tiga kelompok bidang dari aspek strategi, aspek logistik maupun aspek operasi yang akan berlangsung selama tiga hari dihadapan tim penguji dari ITS (Institute Teknologi Surabaya), yakni, Prof. Dr. Ir. Budi Santoso W, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Udisubakti C.M. M. Eng. Sc., Prof. Dr. Ir. Suparno, MSIE.

Ujian tersebut ditambah dengan tim penguji STTAL, yakni, Direktur (Dir) Pascasarjana Kolonel Laut (KH) Dr. Ahmadi, S.Si., M.T.,  Dir. Sarjana Kolonel Laut (KH) Dr. Sutrisno, M.T., Dir. Diploma Kolonel Laut (KH) Dr. I Made Jiwa Astika, M.MT.,  Kapokdos Kolonel Laut ( KH) Dr. Adi Bandono, M. Pd., Kaprodi Pascasarjana STTAL Letkol Laut (KH) Dr. Okol  Sri Suharyo, S.T. M.T. dengan didukung Komandan Kolat Armada II Kolonel Laut (P) Arif Badrudin, M. Mgt. Stud.

Ujian proposal tesis bagi mahasiswa Pascasarjana S-2 Asro V, dimaksudkan untuk menyelesaikan suatu tulisan sebagai ujian tahap akhir selama Semester Terakhir, baik di mulai dari proposal dilihat dari aspek kelayakan permasalahan yang di angkat sebagai penelitian maupun tahapan-tahapan dalam proses penelitian dan penulisan dalam bentuk tesis sebagai persyaratan kelulusan guna mendapatkan gelar S-2/Magister.

Direktur Pascasarjana STTAL Kolonel Laut (KH) Dr. Ahmadi, S.Si., M.T., mengatakan, kualitas tesis yang di persyaratkan kejenjang gelar S-2 Asro, yakni sesuai dengan dua kaidah, yaitu kaidah Ilmiah/Akademis yang terkait dengan persyaratan dan kaidah empiris yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Dengan harapan, agar para mahasiswa ikut membantu menyelesaikan permasalahan di lapangan saat penugasan baik di TNI AL/TNI maupun di Kementrian Pertahanan (Kemhan) jadi dengan proposal tesis yang telah di buat mahasiswa intinya tim penguji bisa menilai dari kelayakan dua aspek yakni dari sisi akademis maupun empiris," harap Kolonel Laut (KH) Dr. Ahmadi. (ARMAN R)

Berita Terkait