Minggu, 21 Juli 2019 | 09:39:23 WIB

Kadiskumal : Prajurit Lantamal IV Tanjungpinang Harus Paham Hukum Humaniter Internasional Dan HAM

Rabu, 10 Juli 2019 | 14:45 WIB
Kadiskumal : Prajurit Lantamal IV Tanjungpinang Harus Paham Hukum Humaniter Internasional Dan HAM

(FOTO : DISPENLANTAMALIV/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sebagai kekuatan maritim Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) saat ini dihadapkan oleh tugas strategis, yang harus bergelut dengan situasi dinamika perkembangan yang kompleks. 

 

Untuk itu diharapkan para prajurit TNI AL, khususnya para perwira di lingkungan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tajungpinang mempunyai pemahaman dibidang pengetahuan hukum, khususnya tentang ketentuan hukum Humaniter Internasional dan HAM (Hak Asasi Manusia) yang berlaku dalam operasi militer, sehingga sasaran dari kegiatan oeprasional dapat tercapai dengan maksimal.

 

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Kadiskumal) Laksma Kresno Buntoro, S.H., LL.M., Phd, saat membuka Diseminasi Hukum Humaniter Internasional dan HAM Tahun Anggaran (TA) 2019, di GSG Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso No 1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (10/7). 

 

Kegiatan Diseminasi Hukum Humaniter Internasional dan Ham TA 2019 ini juga diharapkan agar tidak ada lagi keterbatasan pengetahuan tentang hukum Humaniter Internasional dan HAM dikalangan prajurit TNI AL.

 

"Tentunya kegiatan ini sangatlah relevan apabila dijajarkan dengan pelaksanaan tugas dimasa sekarang dan masa yang akan datang," terang Laksma Kresno Buntoro.

  

Kadikumal menghimbau kepada seluruh peserta Diseminasi Hukum Humaniter Internasional dan HAM TA 2019 di Lantamal IV untuk dapat  memanfaatkan moment yang baik ini semaksimal mungkin. "Perhatikan dan cermati secara seksama apa yang disampaikan sehingga akan menjadi sesuatu yang berguna untuk diri kita dan organisasi," ujarnya.

 

Diseminasi Hukum Humaniter Internasional dan HAM TA 2019 yang diselenggarakan selama dua hari, yaitu 10-11 Juli 2019 ini, akan memaparkan enam materi terkait soal Hukum Humaniter Internasional dan Ham, yakni :  Materi Netralitas dan San Remo Manual dengan Pembicara Laksma TNI Kresno Buntoro (Kadiskumal).

 

Materi Prinsip-prinsip Hukum Humaniter, Alat dan Cara Berperang dengan Pembicara Brigjend TNI (Purn) M. Natsri, S.H., LL.M (ICRC), dan Materi Tanggung Jawab Komando dengan Pembicara Kolonel Laut (KH) Priyambodo, S.H (Kasubdis  Kumlater Diskumal)

 

Ditambah pula materi Pengenalan ICRC dengan Pembicara:  Ibu Dini  (ICRC), Materi HAM Dalam Operasi Militer dengan Pembicara Brigjend TNI (Purn) M. Natsri, S.H.,LL.M (ICRC), dan Materi Perlindungan Orang dan Objek Sipil serta Hors de Combat dengan Pembicara Letkol Laut (KH) R. Deni Nugraha. R, S.H., M.H., M.M., M.Tr. Hanla (KasiKumter Diskumal).

 

Jumlah perserta yang ikut dalam  Diseminasi Hukum Humaniter tersebut sebanyak 30 personel, yang terdiri dari masing-masing perwakilan personil dari Satuan Kerja (Satker) Mako Lantamal IV(Pomaal, Yonmarhanlan IV dan Stafops Lantamal IV), Unsur Kapal Perang RI (KRI) dibawah jajaran Satrol Lantyamal IV, Lanal-Lanal dibawah jajaran Lantamal IV, dan Posal - posal dibawah jajaran Lantamal IV.

 

Hadir pada acara tersebut, Wakil Komandan (Wadan) Lantamal IV, para pejabat utama Mako Lantamal IV, Kolonel Laut (KH) Priyambodo, S.H., Kasubdis Kumlater Diskumal, Letkol Laut (KH) R. Deni Nugraha Ramdani, S.H., M.H., M.M., M.Tr. Hanla Kasi Kumter Diskumal, Brigjen TNI (Purn) M. Natsri, S.H., LL.M dari ICRC, Ibu Dini dari ICRC, para Kepala Dinas Lantamal IV, para Kepala Satuan Kerja Lantamal IV. (ARMAN R)

Berita Terkait