Minggu, 21 Juli 2019 | 09:42:14 WIB

16 Ton Barang Ilegal Asal Malaysia Diamankan Satgas Pamtas Yonif Raider 600/MDG Di Sebuku.

Kamis, 11 Juli 2019 | 18:25 WIB
16 Ton Barang Ilegal Asal Malaysia Diamankan Satgas Pamtas Yonif Raider 600/MDG Di Sebuku.

(FOTO : DISPENAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Meski baru empat hari bertugas di Perbatasan RI - Malaysia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 600/MDG, berhasil mengamankan 16 Ton barang ilegal, berupa pakaian bekas dan karpet, yang diselundupkan dari Malaysia di Kecamatan Sebuku, Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kronologis pengamanan truk beserta muatannya tersebut, bermula saat prajurit yang menjaga wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia, di Pos Salang, Kecamatan Sebuku, melihat sebuah truk melintas pada Selasa, 9 Juli sekitar pukul 23.00 Wita,” ungkap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino,di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (10/7).

Merasa curiga terhadap barang bawaannya lanjut Kapendam, personel yang bertugas di Pos Salang dipimpin Komandan Pos (Danpos) Letda Inf Masrianto, menghentikan truk jenis roda 6 yang berwarna hijau bergaris hitam dengan kepala warna merah tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaaan kata Kolonel Kav Dino Martino, muatannya berupa pakaian bekas dan karpet yang ditutupi terpal seberat 16 Ton.

“Sang supir tidak dapat menunjukan surat dan dokumen resmi tentang muatan truk tersebut,” jelasnya. Untuk saat ini kata Dino, kendaraan jenis truk beserta pengemudi masih diamankan di Pos Tembalang untuk nantinya segera diserahkan kepada pihak yang berwenang dari Kepolisian dan Bea Cukai setempat.

“Ini merupakan suatu keberhasilan yang berharga dan juga wujud nyata bahwa keberadaan Satgas terbukti memberikan efek tangkal dari tindakan-tindakan yang merugikan NKRI," terangnya.

Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Yonif 600/MDG Mayor Inf Ronald Wahyudi mengatakan, hasil temuan ini langsung dilaporkan Danpos kepada Komandan SSK 3 Kapten Inf Adi Setiadi Nugroho.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, truk yang bermuatan pakaian bekas sejumlah 199 karung pakaian bekas dan 50 karpet yang berasal dari Malaysia ini, rencana akan dibawa ke Balikpapan,” terang Mayor Inf Ronald Wahyudi.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan penyeludupan ini berkat kesigapan prajuritnya dalam setiap pergerakan orang maupun kendaraan yang melintas di depan pos.

“Berkat temuan ini, Satgas akan mengintensifkan pengawasaan terutama kendaraan dan pelintas batas yang masuk ke wilayah Indonesia,“ ujarnya. (ARMAN R)

Berita Terkait