Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:35:48 WIB

Satgas Pamtas RI - RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Dan Kodim 1618/TTU Berikan Bantuan Air Bersih Kepada Masyarakat Fatumuti

Selasa, 16 Juli 2019 | 17:27 WIB
Satgas Pamtas RI - RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Dan Kodim 1618/TTU Berikan Bantuan Air Bersih Kepada Masyarakat Fatumuti

(FOTO : DISPENAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menyadari apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Pos Kalan dibantu oleh Kodim 1618 /TTU, memberikan bantuan air bersih, Senin (15/7).

Memasuki musim kemarau menjadi beban masyarakat, khususnya yang di alami masyarakat Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti karena kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi keperluan sehari-hari.  Kondisi kekurangan air bersih ini sudah dialami setiap tahunnya dan di tambah sumber air yang tidak ada sehingga warga masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Jika pada musim hujan, masyarakat memanfaatkan air hujan untuk keperluan sehari hari, bila tidak ada air mereka rela membeli air bersih. Melihat kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih dan sampai membeli, Satgas Pamtas RI  - RDTL Yonif Mekanis 741/GN tergugah untuk membantu meringakan beban yang dirasakan warga dengan memanfaatkan truck dan tandon air yang di miliki Satgas dan juga truck tangki air bantuan dari Kodim 1618/TTU.

Pendistribusian air bersih diberikan dengan cara mendatangi rumah ke rumah. Bantuan ini disambut antusias warga, karena merasa sangat terbantu tanpa harus membeli air, kegiatan bantuan air ini dilakukan setiap minggunya ke rumah-rumah warga.

Ibu Lili, salah satu warga mengatakan, dengan bantuan yang diberikan Satgas Tentara Nasional Indonesia (TNI), sangat membantu yang biasanya seminggu sekali harus membeli air, dengan adanya bantuan air bersih dari Satgas bisa mengurangi pengeluaran untuk membeli air bersih.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741 /GN mengatakan, untuk di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama perbatasan, memang masih banyak daerah yang kesulitan air bersih.

“Oleh karena menyadari hal tersebut, kami dari Satgas membuat beberapa program guna membantu kekurangan air, yang diantaranya pembuatan sumur resapan, lalu memberikan bantuan seperti ini hingga membangun MCK. Hingga purna tugas, kami akan terus membantu kesulitan masyarakat dengan program yang kami jalankan,” ujarnya. (ARMAN R)

Berita Terkait