Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:29:03 WIB

Korban Pembunuhan Ditemukan Disemak-semak Adalah Warga Malifut

Kamis, 18 Juli 2019 | 21:40 WIB
Korban Pembunuhan Ditemukan Disemak-semak Adalah Warga Malifut

Warga sedang mengefakuasi korban pembunuhan di Desa Dukolamo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). (FOTO: ICHA-FB/LINDO)

TERNATE, LINDO – Seorang mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan tewas mengenaskan di daerah hutan/semak belukar di Desa Dukolamo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) itu adalah warga Desa Tahane, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) bernama Qomari Wahab Ibrahim Kumala alias Kiki (18).

Korban sebelumnya diketahui hendak pergi ke Ternate menggunakan kendaraan umum/mobil penumpang dari Tobelo menuju Sofifi pada Senin (15/07/2019) dan hilang kontak pada hari itu juga.

Demikian hal itu diungkapkan Kepala Desa Tahane Rafid U Basarun yang juga sepupu dari korban. Kades membenarkan penemuan mayat korban di desa Dokulamo di Weda adalah saudara mereka.

“Kalau saya lihat dari ciri-ciri pakaian dari kaos dan celana serta identitas lainnya seperti kalung yang digunakan oleh korban adalah keluarga kami,” kata Rafid saat dihubungi wartawan pada Kamis (18/07/2019).

Saat ini, kata Rafid keluarga korban sudah dalam perjalanan pulang mengambil mayat korban dari RSU Weda, untuk dibawah ke Malifut, Halut.

Qomari Wahab Ibrahim Kumala alias Kiki (18) itu adalah anak bungsu dari enam bersaudara yang beralamat di Desa Tahane, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halut.

“Korban baru saja selesai tamat dari SMA dan akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Ternate. Korban baru mau daftar sebagai mahsiswa,” tandas Kades.

Menurut keterangan Kepolisian setempat, mayat korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Yosi (37) yang sedang menuju ke kebunnya. Dari keterangan saksi, belum sampai ke lokasi kebun dirinya sudah melihat sebuah terpal yang menutup sesuatu. Karena penasaran, saksi langsung membuka terpal, sontak kaget melihat sesosok mayat perempuan yang tanpa identitas tergeletak di semak belukar yang ditutupi terpal berwarna coklat.

“Saya kan mau ke kebun ambil sirih, disaat saya melihat terpal yang mencurigakan, saya penasaran lalu saya mendekati, begitu saya buka terpalnya ternyata ada sosok mayat perempuan yang terbujur kaku. Korban bercelana panjang yang sudah terbuka kebawah, alias sudah separuh telanjang, saya lari ke kampung Dokulamo berteriak memberitahukan pada warga,” ungkap Yosi.

Yosi mengakui selain melaporkan pada warga dan kepala desa, ada sebagian warga yang menghubungi pihak kepolisian.

Kapolres Halteng AKBP Andri Hariyanto SIK saat dihubungi juga membenarkan ihwal penemuan mayat perempuan tanpa identitas dengan jenis kelamin perempuan usia sekitar 20 tahun, dengan cieri-ciri korban menggunakan celana jeans biru, kaos putih dengan corak garis hitam serta memakai sebuah kalung emas dilehernya.

“Anggota Reskrim sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan melakukan identifikasi pada korban serta mencari barang bukti lain dan memintan keterangan saksi-saksi yang berada di TKP,” tutur Kapolres.

Sementara, informasi yang diterima dari pihak keluarga korban, korban saat ini sudah dalam perjalanan dari RSUD Weda pada malam hari, dan langsung dibawa ke Desa Tahane, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halut untuk dikebumikan di desanya pada esok hari.

ALDY/IMALUT

Berita Terkait