Minggu, 18 Agustus 2019 | 19:08:51 WIB

Kodim Tobelo Gelar Upacara 17an Guna Tumbuhkan Kedisiplinan Prajurit

Kamis, 18 Juli 2019 | 21:43 WIB
Kodim Tobelo Gelar Upacara 17an Guna Tumbuhkan Kedisiplinan Prajurit

(FOTO: KODIM TOBELO/LINDO)

TOBELO, LINDO - Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto memimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan bulan Juli 2019, bertindak sebagai Komandan Upacara Lettu Inf M.P. Lesnussa (Danramil 1508-06/Bere Bere), Perwira Upacara Pelda Jemy Litelay.

Yang diikuti oleh Kasdim 1508/Tbl Mayor Inf Robi Manuel, para Perwira Staf Dim 1508/Tbl, Dansub Denpom XVI/I-I Tobelo Kapten Cpm Rahaji Satrio Putro, 2 SST gabungan personel Kodim 1508/Tbl, Koramil jajaran Dim 1508/Tbl dan Subdenpom XVI/I-I Tobelo, bertempat dilapangan upacara Kodim 1508/Tbl Jln. Kawasan Pemerintahan Desa MKCM Kec. Tobelo Kab. Halmahera Utara. Rabu (17/07/19).

Inspektur Upacara Letkol Kav Tri Sugiarto (Dandim 1508/Tbl) membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. mengatakan TNI harus memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-bhineka-an yang kita miliki.

Salah satu hal yang mendasar dalam keberhasilan tugas pokok adalah sumber daya manusia yang mendukung,ungkapnya.

Lanjut dikatakan, Sebagai alat pertahanan negara, TNI membutuhkan prajurit-prajurit yang profesional. Profesionalisme itu hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik.

Kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengekploitasinya demi kemajuan TNI.

TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup. Tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada. Untuk itu setiap Komandan satuan bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya, katanya

Nilai-nilai luhur yang menjadi sendi-sendi pengabdian setiap prajurit TNI tidak boleh berubah. Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas prajurit dimanapun berada dan bertugas.

Pelihara dan tingkatkan terus kemanunggalan dengan Rakyat. Kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah urat nadi Sistem Pertahanan Semesta. Sadari bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, demi kepentingan rakyat, tegasnya.

(WYU-1508)

Berita Terkait