Jumat, 06 Desember 2019 | 05:39:11 WIB

BPS Malut Lansir NTP Maluku Utara Turun 1,17 Persen

Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:13 WIB
BPS Malut Lansir NTP Maluku Utara Turun 1,17 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara, Misfaruddin saat menyampaikan pengumuman data statistik di ruang rapat Kantor BPS jalan Stadion Kota Ternate, Kamis (1/2). (FOTO: INDOTIMUR/LINDO)

TERNATE, LINDO - Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara mencatat pada Januari 2018 Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku Utara sebesar 100,02 atau mengalami penurunan 1,17 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 101,20.

"Dari 10 Provinsi di kawasan timur Indonesia, NTP Januari 2018 terhadap Desember 2017 terjadi penurunan NTP pada sembilan provinsi, sementara satu provinsi lainnya yaitu Provinsi Sulawesi Utara mengalami kenaikan NTP sebesar 0,05 persen. Penurunan NTP terbesar terjadi di Gorontalo sebesar 1,40 persen," kata Kepala BPS Maluku Utara Misfaruddin, di Ternate.

Dia menyebutkan secara nasional NTP mengalami penurunan dari Desember 2017 ke Januari 2018, yaitu dari 103,06 menjadi 102,92 atau turun sebesar 0,14 persen, sebab pada Januari 2018 Provinsi Maluku Utara mengalami inflasi perdesaan sebesar 1,12 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks konsumsi rumah tangga pada enam kelompok pengeluaran.

Selain itu, untuk inflasi perdesaan nasional pada bulan Januari 2018 sebesar 1,22 persen disebabkan oleh kenaikan indeks harga pada tujuh kelompok pengeluaran dengan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Maluku Utara pada Januari 2018 sebesar 111,10 atau turun 0,81 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya sebesar 112,00.

Misfaruddin menjelaskan, NTP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi, karena semakin tinggi NTP secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

"Hal itu berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada tujuh kabupaten di Provinsi Maluku Utara bulan Januari 2018, NTP Maluku Utara menurun 1,17 persen dibandingkan NTP Desember 2017, yaitu dari 101,20 menjadi 100,02," ujarnya lagi.

Apalagi, dengan adanya penurunan NTP pada Januari 2018 disebabkan karena indeks harga hasil produksi pertanian (It) mengalami penurunan sebesar 0,18 persen, sementara indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian (Ib) mengalami kenaikan sebesar 1,00 persen.

ANT

Berita Terkait