Senin, 09 Desember 2019 | 01:44:18 WIB

Sail to Indonesia, Belasan Kapal Peserta WSI tiba di Maluku Tenggara

Selasa, 23 Juli 2019 | 21:43 WIB
Sail to Indonesia, Belasan Kapal Peserta WSI tiba di Maluku Tenggara

Bupati M Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin menyambut psra yachter Wonderful Sail to Indonesia yang sudah tiba di Maluku Tenggara, Sabtu (20/7/2019). (FOTO: ANTARA/LINDO)

MALUKU TENGGARA, LINDO - Sebanyak 18 yacht (kapal layar) peserta Wonderful Sail to Indonesia (WSI) tiba di perairan dekat pantai ohoi (desa) Debut, Maluku Tenggara, Sabtu petang.

"18 peserta WSI tahun 2019 telah tiba di pantai ohoi Debut, yang kembali menjadi pintu masuk para yachter dari berbagai negara ke Indonesia. Mereka mulai memasuki dan berlabuh di perairan Debut," kata Ketua Panitia WSI Maluku Tenggara (Malra) yang juga Pejabat Sekretaris Daerah M Teslatu.

Kapal yang sudah masuk merupakan sebagian dari peserta WSI, di mana jumlah kapal yang akan berlabuh di perairan debut dijadwalkan sebanyak 150 unit.

"Ini merupakan peserta terbanyak selama pelaksanaan WSI," kata Teslatu.

Ia mengungkapkan, kesiapan panitia dan lokasi penjemputan para yachter di pelabuhan Debut sudah maksimal, begitu pula kesiapan di beberapa lokasi yang rencananya akan menjadi tujuan para yachter, sudah mulai dipersiapkan.

"Panitia juga sudah bekerja cukup baik dimana kepanitiaan melibatkan OPD, berbagai komunitas, dan juga dukungan positif masyarakat serta pelaku wisata yang berada di daerah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Malra menjadi tempat singgah terlama selama para yachter melakukan pelayarannya di Indonesia.

Sementara itu, Bupati M Thaher Hanubun yang juga berada di pelabuhan ohoi Debut, kepada kepada awak media memastikan Pemda dan masyarakat Malra siap untuk menyukseskan WSI tahun 2019.

“Ini merupakan event pemerintah pusat, dan kita pemerintah daerah dan masyarakat Malra siap untuk menyukseskannya,” ujar Thaher.

Bupati berharap pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur Maluku, ke depan dapat menghadiri dan menyaksikan langsung pelaksanaan kegiatan bahari internasional ini, sehingga pelaksanaan WSI tahun depan bisa lebih semarak dan membawa banyak keuntungan bagi pengembangan wisata di Malra maupun Maluku pada umumnya.

UPY/ANT

Berita Terkait