Selasa, 15 Oktober 2019 | 17:05:27 WIB

Polri Mengendus Buronan Eddy Tansil Berada di China

Rabu, 31 Juli 2019 | 21:40 WIB
Polri Mengendus Buronan Eddy Tansil Berada di China

Buronan Eddy Tansil saat digelandang polisi. (FOTO: MI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Polri mengendus keberadaan buronan kasus pembobolan uang di Bank of China Limited, Eddy Tansil. Eddy diketahui tengah berada di China.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Interpol memulangkan Eddy. Buronan yang kabur selama 23 tahun itu juga memiliki masalah hukum di Negeri Tirai Bambu.
 
"Kalau locus di China, WNI berperkara di sana, hukum sana yang menindaklanjuti. Setelah itu Interpol akan menangkap buron itu," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Juli 2019.

Dedi mengatakan Interpol telah mengeluarkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Eddy. Upaya ekstradisi bakal dilakukan agar Eddy bisa menjalankan perkara di Tanah Air.
 
"(Kalau) Bisa ditangkap, ekstradisi ke sini, proses hukum di sini," jelas Dedi.
 
Pada 1991, Eddy meminjam kredit dari Bapindo untuk modal pembangunan pabrik petrokimia, PT Hamparan Rejeki, anak usaha PT Golden Key Group. Namun, uang tersebut malah masuk kantong pribadi.
 
Tindakan Eddy membuat negara menanggung kerugian hingga Rp1,3 triliun. Pada 1995, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Eddy kurungan 20 tahun penjara dengan denda Rp30 juta dan uang tebusan Rp500 milliar.
 
Namun, Eddy berhasil melenggang dari jerat hukum pada tahun berikutnya. Dia kabur dari Lapas Cipinang dan tak diketahui keberadaannya.

MEDCOM

Berita Terkait