Sabtu, 14 Desember 2019 | 22:22:30 WIB

PN Jakarta Pusat Gelar Sidang Perdana Gugatan Polusi Udara

Kamis, 1 Agustus 2019 | 10:28 WIB
PN Jakarta Pusat Gelar Sidang Perdana Gugatan Polusi Udara

Seorang perempuan memotret gedung bertingkat yang terlihat samar karena kabut polusi di Jakarta. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menggelar sidang perdana gugatan polusi udara Jakarta hari ini, Kamis, 1 Agustus 2019. Melansir Antara, gugatan diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Greenpeace Indonesia, dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), serta 31 orang yang tergabung dalam Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota).
 
Mereka melayangkan gugatan warga negara kepada sejumlah lembaga pemerintahan melalui PN Jakarta Pusat pada 4 Juli ini. Dasar aduannya, ketidakpuasan terhadap kualitas udara di DKI Jakarta yang dianggap terlalu berpolusi.
 
Gugatan tersebut ditujukan kepada tujuh lembaga pemerintahan yaitu Presiden Joko Widodo; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya; Menteri Kesehatan, Nila Moeloek; Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Penggugat mendalilkan para tergugat telah abai terhadap hak warga negara menghirup udara sehat di Jakarta. Dengan polusi yang begitu tinggi, pemerintah dianggap belum melakukan langkah konkret untuk menanggulanginya.
 
Permasalahan polusi pertama kali mencuat setelah situs penyedia peta polusi daring kota-kota besar dunia, AirVisual menempatkan kualitas udara di DKI Jakarta menjadi salah satu yang terburuk di dunia.
 
Berdasarkan pengamatan pada pukul 08.00 WIB Selasa, 25 Juni 2019 angka polusi DKI Jakarta mencapai 240, yang dikategorikan sebagai sangat tidak sehat.
 
Menurut ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup, ISPU di Indonesia dibagi dalam 5 tingkatan, yakni Baik (0-51), Sedang (51-101), Tidak Sehat (101-199), Sangat Tidak Sehat (200-299), Berbahaya (300-3.000).

MEDCOM
 

Berita Terkait