Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:19:53 WIB

Polisi Sebut Transmisi PLN di UPT Ungaran Rusak

Selasa, 6 Agustus 2019 | 22:33 WIB
Polisi Sebut Transmisi PLN di UPT Ungaran Rusak

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo memberikan keterangan pada wartawan seputar kerusakan listrik di Ungaran, Pemalang, Jawa Tengah. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut terjadi kerusakan fisik pada trafo transmisi Unit Pelaksana Teknis (UPT) PLN di Ungaran, Pemalang, Jawa Tengah. Butuh waktu untuk perbaikan.
 
"Akibat terjadi flash atau lompatan (tegangan listrik), ada gangguan. Trafo mengalami kerusakan. Akan ada proses yang cukup lama untuk membetulkan trafo tersebut," ujar Dedi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 6 Agustus 2019.
 
Saat ini, kata Dedi, Polda Jawa Tengah telah memasang garis polisi UPT PLN Ungaran yang terletak di Desa Malon, Kecamatan Gunung Jati. Pihaknya terus melakukan investigasi atas kejadian yang menyebabkan pemadaman listrik massal di Jabodetabek, Jawa Barat, dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Minggu, 4 Agustus 2019.

"Bareskrim maupun PLN akan melakukan investigasi secara komprehensif kejadian blackout. Ini masih proses pendalaman lagi," ungkapnya.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero) I Made Suprateka sebelumnya mengatakan pemadaman yang terjadi sejak Minggu, 4 Agustus 2019 terjadi akibat kondisi force majeure di transmisi atau sutet di Ungaran, Jawa Tengah. Hal ini disebabkan adanya pohon yang memiliki ketinggian melebihi batas.
 
"Di sutet ini terjadi kebakaran yang disebabkan karena hubungan pendek akibat tersentuh oleh pohon. Kami klarifikasi lebih lanjut kabar adanya hacker itu tidak ada, jadi memang karena force majeure," kata Made dalam wawancara Metro TV Siang, Senin 4 Agustus 2019.
 
Dia bilang pohon tersebut memiliki ketinggian yang melebihi ruang bebas seperti ketentuan dalam standar operasional prosedur (SOP) PLN. Aturan yang ada ambang batas pohon hanya boleh memiliki tinggi delapan meter apabila berada di wilayah transmisi PLN. Adapun tinggi tower untuk transmisi 500 kilo volt (kV) yakni 40 meter dan tinggi konduktor terendah 18 meter.

MEDCOM

Berita Terkait