Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:17:34 WIB

Kurir Narkoba Nunung Komedian Ingin Pesta Sabu di Kediri

Kamis, 8 Agustus 2019 | 11:18 WIB
Kurir Narkoba Nunung Komedian Ingin Pesta Sabu di Kediri

Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (tengah) dihadirkan saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. (FOTO: MI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kurir sabu komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung, Sandiansyah alias Kumis, 36, ingin mengikuti pesta sabu di acara musik di Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 3, dan Minggu, 4 Agustus 2019. Namun, pesta sabu itu digagalkan polisi.
 
"Ada event salah satu komunitas olahraga di sana. Mereka rencananya menggunakan tanggal 3, 4 Agustus, tapi kan kita tangkap sebelum dia berangkat itu," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.
 
Pesta narkoba itu akan diikuti Sandiansyah bersama empat tersangka lainnya. Mereka adalah Fajar Ali Paturohman, 20; Dera Anggi Wigena, 32; Dino Ananda Vironiko alias Bagong, 19; dan Manik Lanang Palgunadi, 29.

"Mereka membawa 28 gram sabu dan 12 gram ganja kering yang akan digunakan pas event itu," ujar Calvijn.
 
Calvijn sempat mencurigai kelima tersangka itu menjual narkoba di acara musik tersebut. Namun, setelah diinterogasi, mereka hanya akan menggunakannya bersama-sama.
 
"Tersangka K (Kumis) mengaku menggunakan sabu dan ganja sejak 2015. Kemudian kemarin kita ambil urinenya, lima-lima tersangka ini positif sabu dan ganja," tutur Calvijn.
 
Dalam penangkapan ini, polisi awalnya meringkus tiga tersangka pada Sabtu, 3 Agustus 2019, malam, di Trenggalek, Jawa Timur. K yang menjadi buron dalam kasus Nunung diciduk di kamar indekos di Jalan KH Agus Salim, Trenggalek, bersama Fajar dan Dera.
 
Ketiganya sedang menggunakan sabu.Setengah jam kemudian, Dino dan Manik datang ke indekos dan langsung ditangkap polisi. Kedua tersangka ini baru saja pulang dari rumah Manik di Desa Pule, Trenggalek, untuk mengambil narkoba perintah K.
 
Minggu, 4 Agustus 2019, dini hari, polisi menggeledah rumah Manik di Desa Pule, Trenggalek. Di sana, polisi menemukan satu ransel berisi dua plastik sabu seberat 390 gram.
 
Dalam kasus ini, hanya tersangka K yang memiliki hubungan dengan kasus Nunung. K menjadi orang yang meletakkan dua gram sabudi tiang listrik dekat fly over Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Sabu itu akan diambil pengedar Hadi Moheriyanto dan diserahkan kepada Nunung.

K mendapat perintah mengantarkan sabu di tiang listrik itu dari seorang narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledeng, Bogor, Enang. Napi ini ditangkap pada Minggu, 21 Juli 2019.
 
Calvijn mengatakan Fajar, Dera, Bagong, dan Lanang hanya berperan menggunakan sabu bersama, bermufakat mengambil sabu 28 gram atas perintah K, dan menyimpan sabu yang sedang dicari. Mereka juga membantu K melarikan diri dari Cibinong-Semarang-Trenggalek.
 
"Namun keempat tersangka itu belum kita temui kaitannya dengan barang yang ada pada Nunung," pungkas Calvijn.

MEDCOM

Berita Terkait