Sabtu, 14 Desember 2019 | 22:07:49 WIB

Anak Pendiri DI/TII Berikrar Setia kepada Pancasila

Selasa, 13 Agustus 2019 | 13:12 WIB
Anak Pendiri DI/TII Berikrar Setia kepada Pancasila

Sarjono Kartosuwiryo, putra pemimpin Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Sekarmaji Maridjan Kartosuwiryo. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sarjono Kartosuwiryo, putra pemimpin Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Sekarmaji Maridjan Kartosuwiryo, berikrar setia kepada Pancasila. Sarjono mengajak semua pendukungnya sama-sama membangun bangsa.
 
"Saya mengimbau kepada rekan-rekan untuk bersatu bersama-sama membangun negara ini, sebab negara ini kalau rusak atau bocor ya kita sendiri yang tenggelam," kata Sarjono di Gedung Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Sarjono mengajak semua pihak berhenti memicu perpecahan. Hal itu cuma merugikan diri sendiri.

Dia sudah menyaksikan langsung akibat buruk dari perpecahan. Sarjono menyebut paling sedih timbul korban jiwa yang membuat banyak anak-anak kehilangan orang tua.
 
"Orang-orang yang mulai mengadakan perlawanan, apa pun bentuknya itu dapat berakibat kepada anak dan keluaganya. Bapaknya meninggal, anaknya yatim, lalu siapa yang mengurus?," ujarnya.

Dia menegaskan negara Indonesia sudah memiliki sistem dan ideologi sendiri. Dia mengajak semua pengikutnya menghormati sistem dan melindungi ideologi tersebut.
 
"Negara ini sudah dibela oleh semua pihak, pertama ada TNI. Kalau diserang dari luar TNI yang bertindak, kalau serangan dari dalam ada Polisi, kalau ada yang korupsi kita punya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), kalau ada yang menyalahgunakan narkoba ada BNN (Badan Narkotika Nasional), kalau ada yang memecah ideologi, kitalah bagian yang harus membela ideologi itu," tegas dia.
 
Keluarga besar Harokah Islam Indonesia, eks Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) dan eks Negara Islam Indonesia (NII) berikrar setia kepada Pancasila dan NKRI. Ikrar ini disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. Pembacaan ikrar diikuti 14 orang.

MEDCOM

Berita Terkait