Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:29:22 WIB

PNS Gadungan Habiskan Uang Rp5,7 M Buat Ngebir

Rabu, 14 Agustus 2019 | 07:26 WIB
PNS Gadungan Habiskan Uang Rp5,7 M Buat Ngebir

Rilis pengungkapan kasus penipuan pengangkatan PNS. (FOTO: MI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pegawai negeri sipil (PNS) gadungan, H alias Bima, menghabiskan duit Rp5,7 miliar dari aksi penipuan untuk berfoya-foya. Dia menghambur-hamburkan uang di klub malam.
 
"Dia dugem dan minum bir setiap malam di salah satu diskotek di Mangga Besar sampai uang habis," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Menurut dia, polisi tak langsung memercayai keterangan H. Penyidik Subdirektorat (Subdit) Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan mengorek keterangannya lebih lanjut.

"Kita akan cari tahu uang sebanyak itu apakah hanya untuk berfoya-foya atau juga sempat dibelikan benda bergerak dan tidak bergerak. Kalau ada akan kita jadikan barang bukti," ujar Argo.
 
Argo menyebut duit Rp5,7 miliar itu didapati dari 99 orang honorer yang dijanjikan diangkat menjadi PNS. Penipuan ini dilakukan H sejak Juni 2010 hingga Juni 2018.
 
"Korbannya tak hanya di Jakarta, ada juga di Bima, NTB (Nusa Tenggara Barat), Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Korban mentransfer uang Rp50 juta, Rp70 juta, dan Rp100 juta," ungkap Argo.
 
Kasus ini berawal dari ada empat laporan yang diterima Polda Metro Jaya. Laporan pertama kali dilayangkan pada 18 November 2015, disusul pada 28 Juni 2016, 25 Oktober 2018, dan 2 Agustus 2018.
 
Penyidik membentuk tim demi menyelidiki dan menyidik kasus ini. Korps Bhayangkara menangkap tersangka H alias di rumah kontrakannya, Jalan Jatiraya Nomor 27, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin, 29 Juli 2019.
 
Tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan. H terancam hukuman empat tahun penjara.

MEDCOM

Berita Terkait