Kamis, 14 November 2019 | 06:14:36 WIB

Pembunuhan Satu Keluarga di Serang Diduga Terencana

Rabu, 14 Agustus 2019 | 07:30 WIB
Pembunuhan Satu Keluarga di Serang Diduga Terencana

Polisi melibatkan anjing pelacak untuk mencari jejak pelaku di Kampung Gegenang, Desa Sukadalem, Serang, Banten, Selasa, 13 Agustus 2019. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

TANGERANG, LINDO - Pembunuhan yang terjadi di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten, diduga dilakukan terencana. Hal tersebut berdasarkan keterangan korban selamat Siti Sadiyah yang mengatakan pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan topeng hitam saat masuk ke rumah korban.
 
"Menurut korban yang sempat berbicara sedikit menyampaikan pelaku yang mengetuk pintu depan sudah menggunakan penutup muka, sehingga sudah dipastikan pembunuhan ini berencana," kata Kapolres Serang AKBP Firman Affandi di RSUD Cilegon, Banten, Selasa, 13 Agustus 2019.

Firman menjelaskan jika terbukti melakukan pembunuhan berencana, pelaku terancam Pasal 340 KUHP dengan ancaman seumur hidup. Berdasarkan keterangan sementara dari Siti, kedua pelaku datang ke rumah dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB.
 
Firman menuturkan pisau salah satu pelaku mengenai bibir Siti Sadiyah. Siti kemudian berteriak dan suaminya, Rustiadi terbangun. Salah satu pelaku menusukkan tiga kali pisaunya ke punggung Siti. Sedangkan sang anak yang diduga menangis, dihabisi nyawanya oleh pelaku. Kemudian Rustiadi dihabisi nyawanya oleh para pelaku.
 
"(Pelaku) dua orang. Menggunakan topeng kupluk. Kemungkinan pukul 02.00 WIB. Pintu diketok (pelaku), (pintu) dibuka (Siti Sadiyah), pisaunya langsung mengenai bibir korban yang juga sebagai istri korban," jelas Firman.
 
Dugaan sementara Rustiadi dan Siti sempat membela diri dan bertarung dengan kedua pelaku. Salah satu pelaku pun diduga terluka. Hal ini terlihat dengan adanya jejak darah di luar rumah korban.
 
"Menurut saksi sempat terjadi pertarungan. Di dalam rumah terdapat kotoran tinja, itu kemungkinan milik korban. Kemungkinan di cekik. Ada bercak darah di luar rumah, kemungkinan darah pelaku," pungkas Firman.

MEDCOM

Berita Terkait